- Prabowo genjot cetak sawah 1 juta hektare di Papua Selatan.
- PSN Wanam diproyeksikan jadi pusat cadangan pangan nasional.
- Warga Papua dukung proyek demi kesejahteraan jangka panjang.
Suara.com - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai tengah menjalankan strategi besar untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional melalui pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) Wanam di Papua Selatan. Program cetak sawah seluas 1 juta hektare itu disebut menjadi fondasi penting agar Indonesia tidak terus bergantung pada impor pangan di tengah ancaman krisis global.
Direktur Eksekutif Center of Indonesia Strategic Actions (CISA), Herry Mendrofa, menilai berbagai kritik terhadap proyek tersebut, termasuk yang muncul melalui film “Pesta Babi”, tidak seharusnya mengaburkan arah besar pembangunan ketahanan pangan nasional.
“Hemat saya, film Pesta Babi sepertinya hanyalah riak wacana yang mencoba meragukan arah besar ketahanan pangan. Saya kira langkah Presiden Prabowo di Papua, termasuk cetak sawah di Wanam, adalah strategi kedaulatan yang harus berlanjut,” ujar Herry, Kamis (21/5/2026).
Menurutnya, program cetak sawah yang masuk dalam PSN itu menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemandirian bangsa. Jika proyek tersebut terhenti, Indonesia dikhawatirkan kembali terjebak pada ketergantungan impor pangan yang dapat melemahkan ketahanan ekonomi nasional.
“Dalam kondisi global yang penuh krisis, kemandirian pangan bukan pilihan, melainkan keharusan. Ketahanan pangan adalah martabat politik, dan martabat itu hanya bisa dijaga dengan berdiri di atas kaki sendiri,” katanya.
PSN Wanam sendiri menunjukkan perkembangan signifikan. Sejumlah fasilitas utama di kawasan tersebut telah rampung sepenuhnya, mulai dari jetty multipurpose hingga pembangkit tenaga surya atau solar cell. Sementara pembangunan tangki HSD berkapasitas 5.000 metrik ton telah mencapai 97 persen dan warehouse multipurpose mencapai 88 persen.
Kawasan Wanam kini diproyeksikan menjadi pusat cadangan pangan nasional yang tidak hanya berfokus pada pembukaan lahan pertanian, tetapi juga pembangunan ekosistem penunjang seperti jaringan irigasi, industri biodiesel, hingga penguatan konektivitas kawasan.
Proyek yang didanai dan dikerjakan oleh Jhonlin Group milik pengusaha Samsudin Andi Arsyad itu disebut membawa harapan baru bagi masyarakat lokal Papua Selatan.
Salah seorang warga Papua, Tarsan Balagaize, mengaku pembangunan di Wanam mulai memberikan optimisme terhadap masa depan masyarakat setempat.
Baca Juga: "Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
“Kami harus bersyukur karena kapan lagi kami bisa menerima itu? Bukan karena kita saja yang bisa menikmati, tetapi sampai kami punya anak-cucu,” ujarnya.
Ia menilai kehadiran program pemerintah pusat akan membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
“Masyarakat menerima penuh pembangunan PSN Wanam tersebut. Jadi kami sangat berterima kasih dan kami menerima dengan 100 persen program pembangunan ini,” tuturnya.
Di sisi lain, proyek ini juga dipandang sebagai langkah strategis pemerintah untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru dari wilayah timur Indonesia. Dengan konektivitas dan infrastruktur yang terus dibangun, Wanam diproyeksikan menjadi simbol kemandirian pangan sekaligus penguatan jati diri ekonomi nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri
-
IHSG Melambat, Volume Transaksi Terpangkas Lebih dari 3 Persen
-
Purbaya Rombak Beasiswa LPDP, 80 Persen Kini untuk Bidang STEM
-
Daftar Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026, Ada yang Penghasilannya Rp5,3 Triliun!
-
Purbaya Tak Langsung Setujui Usul DPR soal Tambahan Anggaran Rp 984 T ke Kementerian-Lembaga
-
Harga Emas Antam Melonjak ke Rp2,67 Juta per Gram Selama Sepekan
-
Purbaya Klaim Anggaran Pendidikan Tetap Rp 769,1 T Meski Subsidi BBM Naik
-
Purbaya Sesumbar 8.523 Kopdes Merah Putih dan 16 Sekolah Rakyat Sudah Dibangun di Jateng
-
Bank Raya Genjot Transaksi Digital, Digital Saving Melonjak Jadi Rp3 Triliun
-
Purbaya Pamer MBG Ciptakan 193 Ribu Lapangan Kerja di Jateng