-
Investasi SBN online menjadi pilihan aman bagi pemula saat BI-Rate naik.
-
Modal awal investasi SBN sangat terjangkau, mulai dari Rp1 juta saja.
-
Proses pembelian investasi SBN kini mudah dilakukan secara online melalui aplikasi.
Suara.com - Rupiah yang fluktuatif dan kenaikan suku bunga BI hingga tembus 5,25 persen mungkin bikin sebagian orang khawatir.
Namun bagi investor cerdas, kenaikan suku bunga dan rupiah melemah adalah momentum emas untuk berburu Surat Berharga Negara (SBN).
Investasi SBN dikenal sangat aman karena dijamin langsung oleh Undang-Undang dan bisa dilakukan oleh pemula sekali pun.
Ibaratnya, Anda meminjamkan uang ke negara, lalu negara akan membayarnya berupa bunga atau kupon setiap bulannya.
Menariknya lagi dilansir dari laman resmi CIMB Niaga, investasinya sangat inklusif alias ramah di kantong.
Bagi Anda pemula yang baru mulai investasi dan tertarik membeli SBN, simak panduannya berikut ini.
Dana Minimal untuk Investasi SBN
Perlu dipahami bahwa Anda tak perlu menunggu banyak uang atau menjadi miliader untuk investasi SBN.
Anda sudah bisa mulai berinvestasi dengan nominal minimal Rp1.000.000 saja.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Bedak Tabur Anti Flashback, Makeup Tetap Natural saat Difoto
Dengan modal sejuta, Anda sudah ikut berkontribusi membangun negara sekaligus mengamankan masa depan finansial Anda.
Jenis-jenis Investasi SBN
Pemerintah menyediakan dua jalur utama yang bisa Anda pilih jika ingin investasi SBN:
1. Jalur Konvensional
- ORI (Obligasi Negara Ritel): Kuponnya tetap (fixed rate). Sangat stabil meski pasar sedang gonjang-ganjing.
- SBR (Savings Bond Ritel): Paling pas saat suku bunga naik, karena biasanya bersifat floating with floor (bunga bisa naik kalau BI Rate naik, tapi nggak bisa turun di bawah batas minimal).
- SUN (Surat Utang Negara): Biasanya digunakan untuk mendanai proyek besar negara dengan tenor beragam.
2. Jalur Syariah (Halal & Berkah)
- Sukuk Ritel (SR): Terjangkau dan dikelola dengan prinsip syariah.
- Sukuk Tabungan (ST): Mirip SBR tapi versi syariah.
- Sukuk Wakaf: Investasi sekaligus beramal, karena keuntungannya akan disalurkan untuk program sosial.
Cara Beli SBN Online
Berita Terkait
-
Rupiah Melemah dan Suku Bunga Naik, Ini 3 Tipe Investasi untuk Pemula Amankan Tabungan
-
BI Rate Naik, Ini Strategi Jitu BRI Jaga Pertumbuhan Bisnis
-
5 Rekomendasi Bedak Tabur Anti Flashback, Makeup Tetap Natural saat Difoto
-
7 Rekomendasi Foundation Murah Coverage Bagus untuk Wajah Flawless Sepanjang Hari
-
5 Jenis KPR untuk Solusi Cicilan Nasabah dan Dampaknya Jika BI Naikkan Suku Bunga
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!
-
Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan
-
Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN
-
IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan
-
BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya
-
Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul
-
Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini
-
Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region
-
Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?
-
BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya