Bisnis / Makro
Minggu, 24 Mei 2026 | 16:24 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Dok. Kemenkeu]
Baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih aman dan jauh dari krisis 1998.
  • Pemerintah Indonesia secara resmi menolak tawaran bantuan utang dari IMF dan World Bank karena kondisi APBN tetap kuat.
  • Pemerintah menargetkan penguatan ekonomi nasional melalui peran sektor swasta agar jumlah penduduk miskin berkurang dalam enam bulan ke depan.

Bendahara Negara beralasan kalau dirinya masih memiliki dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) atau kas Pemerintah yang tersimpan di Bank Indonesia sebesar Rp 420 triliun.

Kendati begitu Purbaya yakin kalau Pemerintah tidak akan menggunakan dana SAL. Bahkan apabila kepepet, ia menjamin tidak akan memakai kas pemerintah tersebut.

Di pertemuan itu juga Purbaya mengungkapkan kalau IMF dan World Bank menawarkan bantuan utang kepada negara-negara yang mengalami kesulitan.

Kedua lembaga internasional itu sudah menyediakan uang 25-30 Miliar Dolar AS (sekitar Rp 429,2 T hingga Rp 515 T). Tapi Purbaya menolak bantuan utang tersebut.

"Sekarang saya belum butuh. Saya punya SAL aja segitu, 25 miliar Dolar AS lebih ya. Jadi kondisi kita aman, defisit terkendali, buffer cukup," jelasnya.

Load More