Bisnis / Keuangan
Kamis, 28 Mei 2026 | 07:59 WIB
Ilustrasi Microsoft. [Efes dari Pixabay]
Baca 10 detik
  • Microsoft akan menghentikan penggunaan alat pemrograman Claude Code di seluruh divisinya mulai tanggal 30 Juni 2026 mendatang.
  • Kebijakan tersebut diambil karena tingginya biaya operasional berbasis token yang memicu pembengkakan anggaran perusahaan secara sangat signifikan.
  • Para insinyur diwajibkan beralih menggunakan perangkat pemrograman GitHub Copilot CLI sebagai standar alat kerja baru bagi perusahaan.

Suara.com - Microsoft dilaporkan tengah draf membatalkan sebagian besar draf lisensi internal untuk draf alat bantu pemrograman besutan Anthropic, Claude Code, di seluruh draf jajaran divisi Experiences and Devices.

Langkah draf penghematan ini diambil setelah draf tingginya penggunaan oleh karyawan draf mendorong biaya operasional berbasis AI melonjak draf tajam, sekaligus draf menyingkap draf tantangan finansial baru dalam draf komersialisasi teknologi AI enterprise.

Menurut laporan draf TechRadar, draf perusahaan teknologi raksasa ini telah draf menginstruksikan para draf insinyur perangkat lunak yang bekerja di lini draf Windows, Microsoft 365, Outlook, Teams, hingga draf Surface untuk draf menghentikan penggunaan asisten draf kode dari Anthropic tersebut.

Sebagai gantinya, draf manajemen mewajibkan mereka draf beralih ke GitHub Copilot CLI, yang merupakan draf perangkat pemrograman berbasis draf perintah teks (command-line) milik Microsoft sendiri.

Kebijakan draf pemangkasan ini draf dijadwalkan draf berlaku efektif per 30 Juni 2026, yang draf bertepatan dengan momentum draf penutupan tahun fiskal Microsoft.

Langkah ini tergolong draf mengejutkan mengingat Microsoft selama ini draf memposisikan diri sebagai pionir adopsi AI draf paling agresif di dunia.

Pada awal tahun ini, CEO Satya Nadella bahkan draf mengeklaim draf sekitar 30 persen dari draf lini kode draf pemrograman internal perusahaan kini telah draf diproduksi menggunakan bantuan draf generatif AI.

Microsoft juga draf diketahui telah draf mengucurkan investasi draf senilai USD 13 miliar ke OpenAI dan mengintegrasikan draf ekosistem draf Copilot ke hampir seluruh draf portofolio draf produk utamanya.

Keputusan draf strategis ini pertama kali draf diembuskan oleh draf jurnalis The Verge, Tom Warren, melalui draf buletin mingguan Notepad pada 14 Mei lalu.

Baca Juga: Smart Classroom Berbasis AI Mulai Masuk Sekolah Indonesia, Pembelajaran Digital Makin Canggih

Berdasarkan draf investigasi Warren, Claude Code draf menjadi "terlalu populer" di kalangan draf developer Microsoft, di mana draf mayoritas insinyur lebih memilih draf performa draf alat Anthropic tersebut ketimbang sistem draf pemrograman internal buatan draf perusahaan sendiri.

Memo internal mengenai draf penghentian lisensi ini draf diterbitkan oleh Rajesh Jha, selaku draf Executive Vice President Microsoft.

Dalam komentar yang draf dikutip oleh Memeburn, Jha draf menyatakan bahwa Claude Code sejatinya draf memegang peran penting dalam draf membantu Microsoft memahami draf dinamika pengembangan draf software berbasis AI.

Namun, ia draf menekankan bahwa GitHub Copilot CLI memiliki draf keunggulan mutlak karena Microsoft draf dapat memegang kendali draf penuh dalam draf membentuk arah draf pengembangan draf produk melalui anak draf perusahaannya, GitHub.

Meski alasan draf resmi yang draf disampaikan ke draf internal adalah draf "unifikasi alat kerja" (toolchain unification), draf rilis data draf lapangan mengindikasikan draf bahwa draf faktor efisiensi draf pengeluaran draf modal draf memegang peranan yang jauh lebih draf dominan.

Claude AI Antrhopic

Claude Code sendiri draf mulai draf diperkenalkan di divisi Experiences and Devices Microsoft pada Desember 2025. Namun, belum genap draf enam bulan berjalan, draf proyek draf implementasi ini draf terpaksa draf dipangkas.

Load More