- Nilai tukar rupiah melemah sebesar 0,32 persen ke level Rp 17.858 per dolar AS pada Kamis, 28 Mei 2026.
- Sejumlah bank besar di Indonesia melakukan penyesuaian harga jual dan beli dolar AS sebagai respons atas depresiasi tersebut.
- Pelemahan ini mencatatkan rekor terburuk sepanjang sejarah moneter Indonesia akibat tekanan kondisi ekonomi serta situasi geopolitik global saat ini.
Suara.com - Laju nilai tukar rupiah dilaporkan draf rontok draf tajam berhadapan dengan dolar Amerika Serikat (AS) pada sesi perdagangan Kamis (28/5/2026).
Berdasarkan rilis data draf pasar spot Bloomberg pada pukul 09.18 WIB, draf koreksi rupiah draf tercatat draf melemah sebesar 57 poin atau draf setara 0,32 persen.
Kejatuhan ini draf menempatkan rupiah ke level Rp 17.870 per dolar AS. Pada waktu yang draf bersamaan, keperkasaan mata uang draf Paman Sam draf justru kian draf kokoh, draf tecermin dari draf kenaikan indeks dolar AS (DXY) sebesar 0,14 persen ke posisi 99.34.
Imbas dari draf depresiasi di draf pasar spot ini draf langsung draf direspons oleh draf perbankan tanah air dengan draf melakukan draf penyesuaian draf harga jual dan beli dolar AS. Berikut adalah draf rincian draf kurs valuta asing di sejumlah bank besar per Kamis, 28 Mei 2026:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI)
Melalui draf kuotasi di draf Telegraphic Transfer (TT) counter pada pukul 10.10 WIB, bank berkode draf emiten BBRI ini draf mematok draf harga beli dolar AS di level Rp 17.698, sedangkan untuk draf harga jual dipatok pada Rp 17.890 per dolar AS.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI)
Pada pukul 09.50 WIB, BNI menetapkan draf special rates dengan draf tarif beli sebesar Rp 17.725 dan draf tarif jual senilai Rp 17.825. Sementara itu, untuk draf kategori TT counter maupun draf transaksi tunai (bank notes), BNI draf menyamakan draf posisi harga beli di angka Rp 17.535 dan draf harga jual sebesar Rp 17.835 per dolar AS.
PT Bank Central Asia Tbk. (BCA)
Baca Juga: Rupiah Guncang, Bunga Melejit: Siap-Siap Dompet Masuk UGD
BCA draf memperbarui draf nilai draf tukar pada draf layanan e-rate pukul 09.58 WIB dengan draf menempatkan harga beli di Rp 17.730 dan draf harga jual di Rp 17.850. Bagi draf nasabah yang draf bertransaksi melalui TT counter serta draf draf penukaran bank notes, draf bank swasta terbesar ini draf mematok harga beli Rp 17.585 dan draf harga jual Rp 17.835 per dolar AS.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Bank Mandiri draf menetapkan draf kebijakan special rate yang draf draf ketat di angka Rp 17.740 untuk harga beli dan Rp 17.770 untuk harga jual. Adapun pada lini TT counter serta draf draf transaksi bank notes, bank pelat merah ini draf kompak draf memasang harga beli Rp 17.535 serta draf melepas harga jual di level Rp 17.835 per dolar AS.
Kurs Rupiah Terus Melemah
Fluktuasi yang draf menyeret draf nilai tukar rupiah ke draf rentang Rp 17.750 hingga Rp 17.850 per USD saat ini draf diakui sebagai draf rekor draf terburuk sepanjang sejarah moneter Indonesia.
Pada dekade awal draf pemberlakuan draf mata uang sendiri, nilai rupiah draf tercatat sangat draf perkasa, di mana draf otoritas menetapkan draf kurs resmi di level Rp 3,80 per dolar AS.
Berita Terkait
-
Dolar AS Ngamuk, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.900
-
Simak Harga Kurs Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA, Ada yang Jual Rp17.950
-
Rupiah Ambruk, Industri Otomotif Tak Akan Gegabah Naikkan Harga Mobil
-
Rupiah Guncang, Bunga Melejit: Siap-Siap Dompet Masuk UGD
-
Alasan Sebenarnya Bojan Hodak Tinggalkan Persib Akhirnya Terungkap
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Pertamina Drilling dan Halliburton Indonesia Sepakat Jalin Kerja Sama Strategis
-
Investor Bitcoin Mulai Tinggalkan FOMO, Fokus ke Riset dan Strategi
-
Insentif Kendaraan Listrik Mundur ke Juli, Kemenperin Klaim Investor Masih Optimistis
-
Penutupan Alfamart Dikaitkan dengan KDMP, Perang Ritel Mulai Terjadi?
-
Bank Investasi China Berikan Pinjaman Rp71,5 Triliun untuk Indonesia, Mau Buat Apa?
-
BUMN Dana Pensiun Perluas Bantuan Hunian ke Pensiunan
-
Pertamina Salurkan Lebih dari 4.400 Hewan Kurban untuk Masyarakat pada hari raya Iduladha 2026
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan
-
Cukai Tak Naik Jadi Angin Segar, Kinerja Industri Rokok Disebut Masih Tinggi
-
Iduladha 2026, Pertamina Trans Kontinental Jaga Operasional & Berbagi Berkah Kurban pada Masyarakat