- Pemerintah Indonesia memperluas implementasi transaksi mata uang lokal dengan negara mitra untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
- Deputi Ferry Irawan menyampaikan kebijakan ini dalam acara Risk and Governance Summit 2026 di Jakarta pada Selasa.
- Langkah strategis tersebut merupakan bagian dari reformasi sektor keuangan demi meningkatkan ketahanan ekonomi nasional terhadap ketidakpastian global.
Suara.com - Pemerintah bakal memperluas implementasi transaksi mata uang lokal atau Local Currency Transaction (LCT) dengan sejumlah negara mitra dagang, sebagai salah satu langkah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.
Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ferry Irawan, mengatakan, penguatan kerja sama transaksi mata uang lokal dilakukan seiring berbagai tantangan global yang memengaruhi pergerakan nilai tukar.
"Reformasi maupun perbaikan di sektor keuangan juga terus kita lakukan untuk mengatasi berbagai tantangan tadi. Misalnya untuk volatilitas nilai tukar rupiah, kita juga terus bersama dengan Bank Indonesia mengembangkan transaksi mata uang lokal," kata Ferry saat menyampaikan sambutan mewakili Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada acara Risk and Governance Summit (RGS) 2026 di Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Menurut Ferry, kerja sama tersebut terus diperluas dengan negara-negara yang memiliki hubungan perdagangan dengan Indonesia.
"Banyak negara yang menjadi mitra dagang kita juga sudah mempunyai kerja sama dengan kita untuk terus memperkuat Local Currency Transaction," ujarnya.
Ferry menjelaskan, langkah tersebut menjadi bagian dari reformasi sektor keuangan yang ditempuh pemerintah untuk meningkatkan ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global.
Ia menilai kondisi global saat ini masih dibayangi berbagai ketidakpastian, mulai dari ketegangan geopolitik, volatilitas pasar keuangan, hingga gangguan rantai pasok yang menyebabkan risiko ekonomi semakin kompleks.
"Manajemen risiko yang efektif dan tata kelola yang kuat itu tentu menjadi satu hal esensial yang perlu kita sama-sama bangun," ucap Ferry.
Sebelumnya, Rupiah dibuka melemah pada sesi perdagangan Selasa (14/7/2026) dengan depresiasi tipis 0,03 persen ke posisi Rp18.110/dolar AS. Tak lama kemudian, rupiah berbalik menguat terbatas 0,02 persen ke Rp18.102/dolar AS pada Selasa siang.
Baca Juga: Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp18.129 per Dolar AS, Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
Berita Terkait
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Investor Terus Kabur dan Devisa Menipis Bikin Rupiah Semakin Melemah
-
Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984
-
Cara Menakar Nilai Wajar Mata Uang, Analis Ungkap Kunci Baca Arah Rupiah hingga Dolar
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
IHSG Bertahan di Level 6.000 hingga Sesi I, WIFI dan ENRG Jadi Bintang
-
Harga Emas Antam Logam Mulia Terbaru 14 Juli 2026: dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram
-
Komoditas Sawit Indonesia Bergantung pada CPO Mentah, Pengamat: Risiko Besar
-
PNM dan Danantara Perluas Pelayanan hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T
-
Pertamina Impor LPG Setara 15,2 Juta Tabung 3 KG dari Texas
-
Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
-
BRI Raih Predikat Kontributor Pajak Terbesar di Sektor Keuangan, Bersinergi dengan Danantara
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Anjlok hingga 13 Persen, Minyak Goreng dan Gula Justru Naik
-
Konflik AS - Iran Memanas di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 2 Persen
-
Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp18.129 per Dolar AS, Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu