Bisnis / Keuangan
Kamis, 04 Juni 2026 | 12:37 WIB
Imvestor ritel disarankan cermat dan jaga modal di tengah anjloknya IHSG ini. [Suara.com/Rina]
Baca 10 detik
  • Indeks Harga Saham Gabungan anjlok sebesar 3,48 persen ke level 5.734 pada perdagangan sesi pertama, Kamis, 4 Juni 2026.
  • Analis Phintraco Sekuritas menyarankan investor ritel tetap tenang dan menerapkan strategi menahan diri saat kondisi pasar tidak pasti.
  • Investor diimbau selektif memilih saham bernilai murah dengan pendekatan terukur guna menjaga modal selama fase penurunan pasar terjadi.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memang tengah berdarah-darah hingga perdagangan sesi I, Kamis, 4 Juni 2026. IHSG ditutup anjlok 206 poin atau 3,48 persen ke level 5.734.

Analis Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis, menuturkan dalam kondisi IHSG saat ini investor ritel harus cermat dalam membidik saham-saham.

Ia menyarankan, investor tidak terburu-buru untuk mengambil keputusan investasi. Alrich menyebut, investor ritel bisa menunggu, sambil melihat peluang untuk menyalurkan dana ke saham tertentu.

"Kami menyarankan agar investor tetap berhati-hati dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan saat ini. Wait and see juga merupakan strategi dalam market," ujarnya di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

IHSG Kembali melemah pada Sesi I ini. [Antara]

Alrich merasa percaya bahwa peluang IHSG rebound akan selalu ada. Namun, saat kondisi ketidakpastian yang masih tinggi, perlu pendekatan yang lebih selektif dan terukur.

Selain itu, lanjutnya, dalam fase pasar seperti saat ini, menjaga modal sama pentingnya dengan mencari keuntungan.

"Kesabaran dan disiplin menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan investasi/trading dibandingkan kecepatan dalam mengambil posisi," katanya.

Menurut dia, para investor biasanya mulai melihat melihat peluang untuk berinvestasi di saham-saham yang nilainya sudah di bawah. Karena, dalam fase tren penurunan ini, Alrich melihat akan ada saham-saham uang terlalu murah atau undervalue.

"Tetap tenang, tetap objektif, dan pastikan setiap keputusan investasi/trading didasarkan pada strategi yang matang," imbuhnya.

Baca Juga: Investor Waspada! IHSG Bisa Menuju ke Level 5.500

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Load More