- Indeks Harga Saham Gabungan merosot 3,18 persen ke level 5.751 pada perdagangan hari Kamis, 4 Juni 2026.
- Analis Phintraco Sekuritas menyatakan IHSG gagal bertahan di level support 5.750 sehingga tren pelemahan terus berlanjut.
- IHSG diproyeksikan berpotensi menuju level terendah di angka 5.500 karena belum menunjukkan peluang untuk melakukan rebound.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bisa menuju level terburuk pada perdagangan, Kamis, 4 Juni 2026.
Berdasarkan data Stokbit hingga pukul 11.34 WIB, IHSG merosot 3,18 persen ke level 5.751. Adapun indeks juga sempat ke level terendah 5.644.
Analis Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis, menuturkan secara teknikan IHSG tidak berhasil bertahan di level support 5.750. Sehingga, tren pelemahan akan terus berlanjut.
"Gagal membentuk base di support target 5.750," ujarnya dalam risetnya seperti dikutip, Kamis (4/6/2026).
Alrich menilai, jika IHSG terus di bawah level 5.750, maka bisa menuju ke level paling rendah yaitu 5.500.
Ia menuturkan, IHS juga, akan sulit berbalik melonjak atau rebound, jika masih dalam masa titik terendah.
"Selama IHSG masih konsisten membentuk lower low dengan black marubozu, belum terdapat peluang rebound," katanya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Baca Juga: IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar
-
Rupiah Jebol Rp18.000, Dunia Usaha Kian Tercekik Biaya Produksi
-
Wujud Swasembada Energi, Komisaris Pertamina Apresiasi Program TJSL Uma Palak Lestari di Denpasar
-
3 Cara Cek Kurs Rupiah ke Dolar, Bisa Dipantau Setiap Hari dari HP
-
Komitmen Pengurangan Emisi, BTN Perluas Program Bayar Angsuraanmu dengan Sampahmu hingga ke Kudus
-
Sentimen Damai Timur Tengah dan Pembatasan Wewenang Trump Redam Harga Minyak
-
Kabar Baik untuk Emak-Emak! Harga Cabai dan Bawang Merah Turun, Ini Daftar Lengkapnya
-
Rupiah Resmi Masuk Jurang ke Level Rp18.010 per Dolar AS, Pasar Menanti Langkah Bank Indonesia
-
IHSG Lanjutkan Pelemahan ke Level 5.800-an pada Kamis Pagi, Simak Saham-saham Ini
-
Rupiah Jeblok Rp18.000 per Dolar AS, Ekonomi 200 Juta WNI Dipertaruhkan