Suara.com - Sejalan dengan komitmennya dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang unggul, berkualitas, dan berkelanjutan bagi Indonesia, PT Brantas Abipraya (Persero) terus memperkuat fondasi organisasi melalui budaya komunikasi yang terbuka, transparan, dan kolaboratif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Townhall Meeting bertajuk "Listen, Understand, Connect" yang mempertemukan manajemen dan seluruh Insan Abipraya dalam ruang dialog yang konstruktif dan partisipatif.
Menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara manajemen dan pegawai, sekaligus mendorong terciptanya pemahaman yang selaras terhadap arah strategis perusahaan. Melalui komunikasi dua arah yang terbuka, setiap insan perusahaan memiliki kesempatan untuk menyampaikan pandangan, pertanyaan, maupun aspirasi secara langsung. Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, menegaskan bahwa komunikasi yang efektif merupakan fondasi penting dalam membangun organisasi yang solid dan mampu menjawab berbagai tantangan bisnis.
Sebagai perusahaan konstruksi yang terus berkontribusi dalam pembangunan nasional, Brantas Abipraya meyakini bahwa keberhasilan menghadirkan infrastruktur unggul tidak hanya ditentukan oleh kompetensi teknis dan inovasi, tetapi juga oleh kuatnya kolaborasi, kepercayaan, dan keterlibatan seluruh insan perusahaan. Karena itu, penguatan komunikasi internal menjadi salah satu elemen penting dalam menjaga kinerja dan daya saing perusahaan di tengah dinamika industri konstruksi yang terus berkembang.
"Melalui Townhall Meeting ini, kami ingin memastikan bahwa setiap suara memiliki ruang untuk didengar dan setiap aspirasi mendapatkan perhatian. Keterbukaan komunikasi menjadi kunci dalam membangun kepercayaan, memperkuat kolaborasi, serta menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif. Ketika kita saling mendengar dan memahami, maka koneksi yang kuat akan terbentuk dan menjadi energi positif bagi perusahaan untuk terus bertumbuh serta menghadirkan karya-karya infrastruktur terbaik bagi negeri," ujar Dian Sovana.
Lebih lanjut, Townhall Meeting juga menjadi sarana bagi manajemen untuk menyampaikan berbagai perkembangan perusahaan, strategi bisnis, serta menjawab isu-isu yang menjadi perhatian Insan Abipraya. Forum ini diharapkan dapat memperkuat keselarasan visi dan tujuan perusahaan sehingga seluruh pegawai dapat bergerak dalam satu semangat yang sama untuk mencapai target dan kinerja terbaik.
Melalui semangat Listen, Understand, Connect, Brantas Abipraya terus membangun budaya kerja yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kolaborasi. Perusahaan percaya bahwa komunikasi yang efektif bukan hanya tentang menyampaikan pesan, melainkan tentang mendengarkan, memahami, dan membangun koneksi yang kuat. Dari sinergi yang terbangun di dalam organisasi inilah lahir semangat bersama untuk menghadirkan pembangunan infrastruktur yang unggul, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia. ***
Tag
Berita Terkait
-
Jangan Asal Pilih, Ini 5 Warna Seprai yang Bantu Tidur Lebih Nyenyak Menurut Ahli
-
Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi
-
Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas
-
Bukan Cuma Olahraga, Tenis Kini Jadi Cara Baru Habiskan Waktu Berkualitas Favorit Pasangan Urban
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Industri Konstruksi Tumbuh 5,49 Persen
-
Harga Cabai Tembus Rp84 Ribu, Ini Penyebab di Balik Kenaikan Drastis
-
Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 180,4 Triliun per 31 Mei 2026, 0,70% dari PDB
-
Investor Global Cabut Investasi di RI: I Have Zero Exposure to Indonesia
-
Permendag 31/2023 Resmi Direvisi: Jualan Online Wajib Punya Izin Usaha
-
IHSG Ambruk 2,53% dan 624 Saham Anjlok di Sesi I, TINS Bisa Jadi Pilihan Investor
-
3 Aturan yang Bisa Bikin IHT Bangkrut Menurut Para Buruh
-
Jakarta dan Bali 100 Persen Teraliri Listrik, Bagaimana Nasib Wilayah Lainnya?
-
Ekspor Satu Pintu Mulai Jalan, Ini Daftar Tugas-tugas Danantara Sumberdaya Indonesia
-
Penyebab Rupiah Terus Merosot, Nilai Tukarnya Rp18.066 per Dolar Hari Ini