- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah belum melakukan pembahasan mendalam terkait rencana pembentukan bursa mineral hingga Senin, 8 Juni 2026.
- Pemerintah saat ini masih merumuskan formulasi tepat untuk pembentukan bursa mineral sebagai tindak lanjut amanat revisi Undang-Undang PPSK.
- Bursa mineral akan dibentuk guna menetapkan harga komoditas domestik secara mandiri dan menambahkan struktur pengawasan khusus di bawah otoritas OJK.
Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada pembahasan mendalam terkait rencana pembentukan bursa mineral.
Pembentukan bursa tersebut merupakan tindak lanjut dari pengesahan revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK).
"Kita belum melakukan pembahasan detail," kata Bahlil saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Senin (8/6/2026).
Bahlil mengaku hingga saat ini pemerintah masih mencari formulasi yang tepat terkait rencana pembentukannya.
"Menyangkut dengan bursa mineral, lagi mencari-cari formulasi. Belum, saya pikir itu belum arah ke sana lah. Nanti kita akan bahas," kata Bahlil.
Sebagaimana diketahui DPR telah mengesahkan revisi UU PPSK. Di dalamnya memuat penambahan kewenangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), salah satunya melakukan pengawasan dan pengaturan terhadap kegiatan di sektor pasar modal, keuangan derivatif, bursa karbon, dan bursa mineral dan komoditas strategis termasuk kegiatan pengelolaan dana publik lainnya.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bursa mineral tidak sama dengan PT Danantara Sumberdaya Mineral (DSI).
Pembentukannya dilatarbelakangi karena harga komoditas domestik yang selama ini masih masih mengacu pada pasar luar negeri seperti Singapura, meski Indonesia bertindak sebagai produsen utama.
Kehadiran bursa mineral nantinya akan diikuti dengan penambahan struktur pengawasan baru di OJK, lengkap dengan pejabat khusus yang bertugas mengawasi bursa mineral serta komoditas strategis tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Prabowo dalam Tekanan! Media Asing Sebut Anies Baswedan Saat Rupiah dan IHSG Kompak Jebol
-
Rupiah-IHSG Ambruk, Purbaya Akui Kelemahannya Ada di Komunikasi Pemerintah
-
Cerita Pemilik Toko Bangunan Tak Menyangka Terpilih Program KPP, Raih Pinjaman Modal Rp5 Miliar
-
Saham BBCA Ambruk, Kini Lebih Murah dari Segelas Teh Poci!
-
Kepercayaan Investor Asing Hilang, Rupiah dan IHSG Kompak Melemah Hari Ini
-
Rupiah Jeblok ke Rp 18.100, Purbaya Ungkap Nasib Utang Pemerintah dan Subsidi Energi
-
Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp 123,8 Triliun di Mei 2026, Purbaya Klaim Manufaktur Mulai Kuat
-
Bea Keluar Batubara Belum Layak Dibahas Saat Ini
-
Jadwal Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat 2026
-
Satu Seperempat Abad Melayani Negeri, PT Pegadaian Konsisten Terdepan Melayani Masyarakat