- DPR usulkan buyback saham bank Himbara bersama BPI Danantara, BPJS TK, dan Taspen.
- Saham bank BUMN serentak melonjak tajam, dipimpin oleh BBTN yang melesat 10,48%.
- IHSG ikut terbang 4,82% ke level 5.599,74 berkat sentimen positif saham Himbara.
Suara.com - Saham-saham perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) langsung bergairah pada perdagangan Selasa (9/6/2026). Lonjakan performa saham pelat merah ini dipicu oleh langkah DPR RI yang mendorong aksi pembelian kembali (buyback) saham-saham perbankan BUMN setelah sempat tertekan tajam di pasar modal.
Berdasarkan data perdagangan, penguatan terjadi secara serentak. Saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) memimpin panggung dengan melesat 10,48 persen ke level Rp1.160 per saham. Disusul oleh PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang melonjak 8,31 persen ke level Rp3.260 per saham.
Tidak mau kalah, raksasa perbankan mikro PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga menguat 6,56 persen ke posisi Rp2.760, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terkerek naik 6,47 persen menjadi Rp3.950 per saham.
Dampak positif dari mengamuknya saham Himbara ini langsung menyuntikkan energi segar ke Indeks Harga Saham Gangguan (IHSG). Hingga menjelang penutupan perdagangan sesi I, IHSG terpantau melonjak signifikan sebesar 4,82 persen atau bertambah 257,60 poin ke level 5.599,74.
Sentimen positif ini berembus kencang setelah Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan adanya pembahasan serius mengenai peluang buyback saham-saham BUMN yang harganya sedang tertekan. Langkah ini dibahas bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), BPJS Ketenagakerjaan, dan Taspen.
“Kami tadi juga sudah berdiskusi dengan Pak Dony Oskaria dari Danantara, BPJS Ketenagakerjaan, dan Taspen mengenai situasi market dan mungkin saham-saham yang pada saat ini bagus dan kemudian bisa dibeli kembali,” ujar Dasco usai pertemuan di Gedung Nusantara III DPR RI, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Pertemuan strategis tersebut turut dihadiri oleh direksi Himbara, COO BPI Danantara Dony Oskaria, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Agenda utama pertemuan adalah merespons gejolak pasar saham serta tekanan berat yang menimpa saham-saham perbankan BUMN dalam beberapa waktu terakhir.
Di tempat yang sama, Ketua Himbara Putrama Wahju Setyawan menegaskan bahwa penurunan harga saham belakangan ini sama sekali tidak mencerminkan kondisi riil perbankan plat merah. Ia menjamin fundamental bank-bank anggota Himbara tetap kokoh dan solid.
“Dapat kami sampaikan bahwa secara fundamental kinerja di Himbara ini sangat bagus dan saat ini adalah kinerja terbaiknya Himbara,” tegas Putrama optimis.
Baca Juga: DPR-Danantara Mau 'Serok' Saham BUMN, Emiten Bank Himbara Siap-siap Rebound?
Putrama membeberkan bukti ketangguhan tersebut, di antaranya pertumbuhan kredit rata-rata bank Himbara yang mampu bertengger di kisaran 20 persen. Sementara itu, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh subur di angka 20 persen hingga 30 persen.
Dari sisi indikator kesehatan makro, rasio pinjaman terhadap simpanan (loan to deposit ratio/LDR) terjaga ketat di level 88 persen-90 persen, serta rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) rata-rata masih sangat aman di bawah 2 persen.
Sebagai catatan, sebelum berbalik arah menguat tajam pada hari ini, saham bank BUMN memang menghadapi tekanan berat sepanjang tahun berjalan secara year to date (YTD). Saham BBRI tercatat masih terkoreksi 23,9 persen, BBNI ambles 22,3 persen, dan BMRI melemah 21,58 persen. Sementara itu, BBTN hanya membukukan kenaikan tipis sebesar 0,43 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gaya Mewah Pelat Palsu: Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam Kena Tilang
-
Foundation Viva Mana yang Paling Tahan Lama? Ini Pilihan dengan Klaim Waterproof dan Long Lasting
-
Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan
-
Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?