- Nilai tukar rupiah melemah ke posisi Rp17.988 per dolar AS pada perdagangan Kamis akibat tekanan sentimen eksternal global.
- Konflik geopolitik di Timur Tengah dan aksi jual investor asing memicu penguatan dolar AS secara signifikan saat ini.
- Kondisi ekonomi domestik yang lesu akibat kontraksi penjualan ritel turut menekan performa mata uang rupiah secara berkelanjutan.
Sebagai catatan, guna membentengi nilai tukar dari kejatuhan yang lebih dalam, BI sebelumnya telah menaikkan suku bunga acuan secara kumulatif sebesar 75 basis poin sejak bulan Mei lalu.
Perry menegaskan bahwa kebijakan moneter ke depan akan diambil secara hati-hati dengan sangat bergantung pada dinamika data ekonomi teranyar serta stabilitas pasar keuangan.
Dilihat dari rekam jejak historisnya, nilai tukar rupiah sempat mencatatkan penurunan paling dalam sepanjang sejarah dengan parkir di level Rp18.049 per dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis, 4 Juni 2026 lalu.
Pada sesi perdagangan harian di pekan lalu tersebut, fluktuasi pergerakan harian (intraday) rupiah bahkan sempat menembus titik terendahnya di koridor Rp18.029 hingga Rp18.050 per dolar AS.
Berita Terkait
-
Rupiah Nyaris Kembali ke Level Rp18.000 per Dolar AS, BI Sudah Siap-siap
-
Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan
-
Dasco: Rupiah Menguat Pekan Depan, Publik Segera Jual Dolar AS Kalau Tak Mau Rugi
-
Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.958
-
The Super Mario Galaxy Movie Tembus 1 Miliar Dolar AS, Pertama di 2026
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan