- Cabai rawit merah tembus Rp80.050 per kg, tertinggi di antara komoditas pangan.
- Seluruh jenis beras naik, kenaikannya mencapai hampir 14 persen.
- Bawang, gula, minyak goreng, ayam, dan telur kompak mengalami kenaikan harga.
Suara.com - Harga pangan kompak naik di sejumlah pasar tradisional pada awal pekan ini. Cabai rawit merah menjadi komoditas dengan harga tertinggi setelah menembus Rp80.050 per kilogram (kg), sementara beras, bawang, gula hingga minyak goreng juga kompak mencatatkan kenaikan harga.
Berdasarkan data rata-rata nasional Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia yang dipantau pada Senin (6/7/2026) pukul 10.03 WIB, lonjakan harga terjadi hampir di seluruh kelompok bahan pangan pokok.
Pada kelompok beras, kenaikan terjadi di seluruh kategori. Beras kualitas bawah I naik 11,56% menjadi Rp16.400 per kg dan kualitas bawah II meningkat 13,45% menjadi Rp16.450 per kg.
Sementara itu, beras kualitas medium I naik 7,65% menjadi Rp17.600 per kg, sedangkan medium II melonjak 11,8% menjadi Rp18.000 per kg. Untuk kategori premium, beras kualitas super I tercatat naik 13,92% menjadi Rp20.050 per kg, sementara super II meningkat 8,19% menjadi Rp18.500 per kg.
Kenaikan juga melanda komoditas hortikultura. Harga bawang merah ukuran sedang melonjak 25,73% menjadi Rp62.050 per kg. Bawang putih ukuran sedang ikut terkerek 21,48% menjadi Rp53.450 per kg.
Di kelompok cabai, cabai rawit merah menjadi komoditas termahal dengan harga mencapai Rp80.050 per kg. Selain itu, cabai merah besar naik 22,07% menjadi Rp63.600 per kg, cabai merah keriting meningkat 17,11% menjadi Rp61.250 per kg, sedangkan cabai rawit hijau naik 12,45% menjadi Rp56.900 per kg.
Kenaikan harga juga terjadi pada sumber protein hewani. Daging ayam ras segar naik 14,61% menjadi Rp42.350 per kg. Sementara itu, harga daging sapi kualitas I naik tipis 0,53% menjadi Rp150.850 per kg dan kualitas II meningkat 2,87% menjadi Rp145.000 per kg.
Untuk kebutuhan rumah tangga lainnya, gula pasir premium naik 13,79% menjadi Rp23.100 per kg. Gula pasir lokal juga meningkat 9,71% menjadi Rp20.900 per kg.
Harga minyak goreng pun belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Minyak goreng curah naik 5,6% menjadi Rp21.700 per kg. Sementara minyak goreng kemasan bermerek I naik 7,22% menjadi Rp26.000 per kg dan kemasan bermerek II meningkat 2,35% menjadi Rp23.950 per kg.
Baca Juga: BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang
Adapun harga telur ayam ras segar tercatat naik 9,34% menjadi Rp32.200 per kg.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
OJK Catat 608 Ribu Laporan Penipuan Keuangan, Korban Diperkirakan Jauh Lebih Banyak
-
Purbaya Suruh Anak Buah Cek Pasar buat Buktikan Tudingan Krisis Ekonomi
-
Purbaya Akhirnya Buka-bukaan Kenapa Rupiah Lemah, Tapi Ogah Disalahkan
-
Harga Minyak Dunia Semakin Melorot, Gimana Nasib Harga Pertamax?
-
IHSG Mulai Bergerak ke Level 5.900 Pagi Ini
-
Harga Emas Antam dan Galeri 24 di Pegadaian Awal Pekan, Senin 6 Juli 2026
-
Harga Emas Antam Masih Sama Rp2,67 Juta/Gram, Layak untuk Dibeli
-
IHSG Uji Level 6.000: Cek 6 Saham Rekomendasi, BUMI Ikut Disebut
-
RI Absen di Pemakaman Ali Khamenei, Politik Luar Negeri Dikritik: Indonesia Penakut
-
Danantara Percepat Perampingan BUMN, Libatkan Kejagung hingga BPK