- BP BUMN dan Danantara Indonesia melakukan penyederhanaan perusahaan negara demi meningkatkan daya saing serta pertumbuhan ekonomi nasional.
- Pemerintah membentuk tim pengawalan lintas lembaga untuk memastikan proses transformasi BUMN berjalan transparan dan sesuai koridor hukum.
- Rapat koordinasi di Wisma Danantara pada 3 Juli melibatkan berbagai lembaga negara untuk menjamin akuntabilitas penyehatan BUMN.
Suara.com - BP BUMN dan Danantara Indonesia terus menggenjot streamlining atau penyehatan dan penyederhanaan BUMN. Upaya ini sebagai bagian dari upaya membangun perusahaan pelat merah yang lebih sehat, kuat, dan memiliki daya saing tinggi.
Untuk memastikan proses tersebut berjalan sesuai aturan, pemerintah melibatkan sejumlah lembaga negara, antara lain Kejaksaan Agung RI, Kementerian Hukum, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam Tim Pengawalan Streamlining BUMN.
Tim tersebut menggelar rapat koordinasi strategis di Wisma Danantara pada Jumat (3/7). Pertemuan dihadiri jajaran pimpinan lembaga terkait, termasuk Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Reda Manthovani beserta jajaran serta Wakil Menteri Hukum Eddy Hiariej.
Keterlibatan berbagai lembaga tersebut diharapkan mampu memastikan proses penyehatan dan penyederhanaan BUMN berjalan secara efektif, transparan, serta sesuai koridor hukum.
Jamintel Reda Manthovani mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan masukan agar proses streamlining mampu menghasilkan BUMN yang semakin sehat, kuat, dan bersih.
“Pertemuan hari ini untuk memberikan masukan terkait streamlining terhadap BUMN-BUMN agar tertata secara efektif, berdasarkan prosedur hukum yang berlaku dan tentu kita menginginkan bahwa kedepannya BUMN akan semakin efektif dan efisien karena ini adalah salah satu jantung ekonomi negara kita," ujar Reda mengutip akun Instagram @reda.mathovani, Senin (6/7/2026).
Menurut pemerintah, pengawalan lintas lembaga menjadi bagian penting dalam memastikan setiap tahapan streamlining berlangsung dengan tata kelola yang baik serta mengedepankan prinsip akuntabilitas.
Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah menargetkan program penyehatan BUMN dapat menjadi fondasi bagi terciptanya perusahaan negara yang lebih tangguh dan mampu bersaing di tingkat global.
Selain meningkatkan daya saing, streamlining juga diharapkan memperkuat peran BUMN sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.
Baca Juga: Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN
Dengan pengawalan yang komprehensif dari Kejaksaan Agung, Kementerian Hukum, BPKP, dan BPK, pemerintah optimistis proses transformasi BUMN dapat berjalan lebih efektif, efisien, serta mendukung lahirnya BUMN yang sehat, kuat, dan berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Komisi Ojol 8% Berlaku, Pendapatan Naik? Ini Kata Driver Ojol!
-
Perempuan Tak Lagi Perlu Buktikan Mampu, Kini Tantangannya Akses Modal hingga Teknologi
-
Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!
-
Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan
-
Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN
-
IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan
-
BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya
-
Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul
-
Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini
-
Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region