Bisnis / Makro
Kamis, 09 Juli 2026 | 07:17 WIB
Ilustrasi Bank Indonesia. (Unsplash/nimbostratus)
Baca 10 detik
  • Survei Bank Indonesia menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen turun menjadi 117,8 pada Juni 2026 dari sebelumnya 120,9 poin.
  • Bank Indonesia menyatakan keyakinan konsumen tetap terjaga karena Indeks Kondisi Ekonomi dan Ekspektasi Konsumen berada pada level optimis.
  • Ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan tetap kuat didorong oleh penghasilan serta ketersediaan lapangan kerja.

Suara.com - Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada Juni 2026 mengindikasikan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) terbaru menunjukkan penurunan. Adapun IKK hanya 3,1 poin dari 120,9 pada Mei 2026 menjadi 117,8 pada Juni 2026

Namun, BI optimis keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap terjaga meski IKK mengalami penurunan. Direktur Eksekutif Komunikasi BI, Ramdan Denny, mengatakan terjaganya keyakinan konsumen pada Juni 2026 ditopang oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK).

"Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang tetap berada pada level optimis masing-masing sebesar 109,2 dan 126,4, meskipun lebih rendah dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya masing-masing sebesar 112,2 dan 129,7," katanya dalam siaran pers yang diterima, Kamis (9/7/2026).

Selain itu, berdasarkan kelompok pengeluaran, keyakinan konsumen terhadap penghasilan saat ini tetap kuat pada seluruh kelompok, meskipun sebagian besar mengalami penurunan indeks.

Indeks tertinggi tercatat pada kelompok pengeluaran >Rp5 juta, yaitu sebesar 129,2. Berdasarkan kelompok usia, indeks tertinggi tercatat pada kelompok usia 20-30 tahun, yaitu sebesar 129,7.

Selanjutnya, persepsi responden terhadap ketersediaan lapangan kerja saat ini mengalami penurunan pada seluruh tingkat pendidikan.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny. [Suara.com/Rina]

Meski demikian, responden berpendidikan sarjana dan akademi/diploma masih mencatatkan indeks pada level optimis, masing-masing sebesar 109,0 dan 101,2

Sementara itu, ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan diprakirakan tetap kuat. Hal ini tecermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Juni 2026 sebesar 126,4, meskipun lebih rendah dibandingkan dengan indeks pada bulan sebelumnya sebesar 129,7.

Tetap kuatnya IEK bersumber dari optimisme ekspektasi penghasilan, ekspektasi ketersediaan lapangan kerja, dan ekspektasi kegiatan usaha yang masing-masing tercatat sebesar 133,6, 124,4, dan 121,2.

Baca Juga: Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T

Persepsi reponden terhadap ekspektasi penghasilan enam bulan ke depan berada pada level optimis pada seluruh kelompok pengeluaran.

Peningkatan indeks hanya terjadi pada kelompok pengeluaran >Rp5 juta, yang mencatat indeks sebesar 138,9. Sedangkan kelompok lainnya mengalami penurunan indeks.

Load More