- PT PP resmi mengangkat Aisyah Zakkiyah sebagai Dewan Komisaris dalam RUPS Tahunan yang berlangsung Selasa, 19 Mei 2026.
- Pengangkatan Aisyah merupakan kewenangan pemegang saham melalui usulan BP BUMN dan Danantara Indonesia sesuai ketentuan perundang-undangan.
- Penunjukan Aisyah yang merupakan keponakan Menteri PU dilakukan untuk menggantikan posisi Ernadhi Sudarmanto dalam jajaran dewan komisaris.
Suara.com - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) akhirnya buka suara perihal dengan pengangkatan Aisyah Zakkiyah sebagai Dewan Komisaris. Pengangkatan Aisyah ini viral karena merupukan keponakan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo.
Sekretaris Perusahaan PTPP, Joko Raharjo, menjelaskan pengangkatan Aisyah sebagai Dewan Komisaris merupakan kewenangan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
"Keputusan tersebut ditetapkan oleh para Pemegang Saham berdasarkan usulan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna melalui BP BUMN serta Pemegang Saham Pengendali, yaitu Danantara Indonesia," ujarnya saat dihubungi Suara.com, Selasa (14/7/2026).
Joko juga memastikan, proses pelaksanaan RUPS itu tidak melanggar ketentuan-ketentuan yang ada.
"Sebagai Perseroan, PT PP (Persero) Tbk melaksanakan seluruh keputusan RUPS sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta Anggaran Dasar Perseroan," katanya.
Sebagai informasi, posisi mentereng ini resmi diemban Aisyah setelah disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS Tahunan) Tahun Buku 2025 yang digelar di Kantor Pusat PTPP pada Selasa (19/05/2026). Perempuan kelahiran 1993 tersebut masuk menggeser Ernadhi Sudarmanto yang diberhentikan
Perombakan manajemen yang disepakati dalam RUPS Tahunan tersebut kini menempatkan posisi manajemen PTPP di bawah nakhoda baru.
Berikut adalah susunan lengkap dewan pengawas dan direksi PT PP (Persero) Tbk pasca RUPS:
Dewan Komisaris:
Baca Juga: Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Komisaris Utama/Independen: Dhony Rahajoe
- Komisaris Independen: Tjia Marwan
- Komisaris Independen: Ain Rika Armina
- Komisaris: Setya Nugraha
- Komisaris: Aisyah Zakiyyah
- Komisaris: Giri Suprapdiono
Dewan Direksi:
- Direktur Utama: Novel Arsyad
- Direktur Keuangan: Faizal Rahmad
- Direktur Manajemen Risiko dan Legal: Tommy Wiranata A
- Direktur Strategi Korporasi dan HCM: I Gede Upeksa Negara
- Direktur Operasi Bidang Infrastruktur: Yul Ari Pramuraharjo
- Direktur Operasi Bidang Gedung: Yuyus Juarsa
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Ajinomoto Indonesia Jadi Pelopor PMR Proaktif, Raih PMR Award 2026 dari BPOM
-
Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar
-
Neraca Dagang RI Berbalik Tekor, Mendag: Harga Minyak Lagi Tinggi-tingginya!
-
Produksi Emas Freeport 2026 Masih Tertahan, Target Baru 21 Ton Meski Tambang Belum Mulai Pulih
-
Purbaya Janji Tak Naikkan Pajak Meski Ada Ancaman Shortfall Rp 46,9 Triliun
-
Ekonomi Global Masuk Fase 'New Normal' Krisis, Pemerintah Waspadai Ancaman ke Indonesia
-
Prospek Cerah MDKA, Sahamnya Bisa Tembus Rp3.100
-
Freeport Masih Tertatih, Produksi Tambang Baru Capai 65 Persen Sepanjang 2026
-
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Pemerintah Sebut Jadi Sinyal Positif bagi Ekonomi
-
Investor Asing Kabur Lagi Rp501 Miliar di Sesi I, BUMI Jadi Sasaran