- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui anggaran pendidikan tahun 2025 belum mencapai target konstitusional sebesar 20 persen APBN.
- Kendala teknis kesiapan kementerian dan adanya kebutuhan belanja mendesak akibat bencana alam menyebabkan realisasi anggaran mengalami perlambatan.
- Pemerintah berkomitmen memastikan penyerapan anggaran 20 persen melalui program pendidikan serta penambahan dana beasiswa LPDP sebesar Rp25 triliun.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui kalau anggaran pendidikan selama tahun 2025 tak mencapai 20 persen. Padahal dalam Undang-Undang Dasar 1945, Negara wajib mengalokasikan anggaran pendidikan 20 persen.
Menkeu Purbaya beralasan kalau ada faktor teknis yang membuat Pemerintah gagal memenuhi realisasi anggaran pendidikan 20 persen. Sebagai contoh, ada kementerian atua lembaga terkait yang belum siap menjalankan kebijakan.
"Dalam pelaksanaan kadang-kadang ada kendala sana-sini kan? Bisa saja unit yang, departemen yang menjalankan kebijakannya enggak siap seperti itu kan," katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, dikutip Rabu (15/7/2026).
Kendala lain, Purbaya menjelaskan bahwa terkadang ada kebutuhan belanja di sektor lain yang tak sesuai perkiraan. Ia mencontohkan kasus bencana banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Meskipun sudah disiapkan 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Purbaya tak menutup kemungkinan kalau ada sektor lain yang lebih mendesak. Maka dari itu, realisasi anggaran pendidikan terasa lebih lambat.
"Untuk mendesain pendidikan naik perlu waktu juga kan? Mungkin ada yang terlambat di situ. Tapi ke depan akan kita bereskan itu," umbarnya.
Purbaya menjanjikan bahwa anggaran pendidikan akan terserap 20 persen tahun ini sesuai UUD 1945. Sebab Pemerintah memiliki beberapa program seperti Sekolah Rakyat, Sekolah Terintegrasi, hingga perbaikan sekolah.
Kemudian ada layar interaktif yang dipakai untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah. Purbaya juga akan memperkuat beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahun ini dengan tambahan anggaran Rp 25 triliun.
"Jadi alokasi yang ada untuk pendidikan akan dipastikan mencapai 20 persen dan itu enggak susah-susah amat," jelasnya.
Baca Juga: Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem
Sekadar informasi, alokasi anggaran pendidikan 20 persen diatur dalam Pasal 31 Ayat 4 UUD 45 dengan bunyi sebagai berikut:
"Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari anggaran pendapatan negara dan daerah."
Tag
Berita Terkait
-
Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem
-
Purbaya: Prabowo Terus Pantau Kondisi Ekonomi RI, Diskusi Seminggu Sekali
-
Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional
-
Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas
-
Dikritik DPR, Purbaya Klaim Utang Pemerintah Masih Aman Meski Nyaris Rp 10.000 Triliun
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Dana Asing Masuk Lagi ke Pasar Saham Rp54,47 Miliar, RANS dan ANTM Diborong
-
Peringkat Utang Aman, Mengapa Ekonomi Indonesia Tetap Terancam?
-
IHSG Masih Betah di Level 6.000 pada Sesi I, BMRI dan BBCA Diserbu
-
Pengabdian Menjadi Nilai Ibadah, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci
-
Daftar Saham HSC: Update BEI, Emiten Prajogo Pangestu Ikut Masuk List
-
Purbaya: Prabowo Terus Pantau Kondisi Ekonomi RI, Diskusi Seminggu Sekali
-
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak
-
Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik
-
KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif
-
Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak