Restrukturisai WIKA, Dony Oskaria Peringatkan Direksi: Jangan Akal-akalan!

Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:28 WIB
Kepala BP BUMN Dony Oskaria memperingatkan direksi PT Wijaya Karya agar serius dan realistis dalam restrukturisasi perusahaan. [Suara.com/Ahmad Fauzi]
  • Kepala BP BUMN Dony Oskaria memperingatkan direksi PT Wijaya Karya agar serius dan realistis dalam restrukturisasi perusahaan.
  • Proses restrukturisasi WIKA pada Jumat (21/8/2026) difokuskan pada penataan laporan keuangan presisi dan pemetaan kebutuhan riil perusahaan.
  • Langkah pembenahan mencakup optimalisasi aset untuk didivestasi guna mengurangi kewajiban utang dan memperkuat fundamental keuangan WIKA.

Suara.com - Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria mengatakan proses restrukturisasi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)  akan dikawal ketat. Ia memperingatkan jajaran direksi WIKA untuk serius dan tidak melakukan "akal-akalan" dalam proses pembenahan salah satu BUMN karya tersebut.

"Kita yang realistis saja, enggak mau yang akal-akalan. Yang enggak ada nanti caranya beda lagi," kata Dony dalam pertemuan dengan jajaran direksi WIKA sepert disampaikan dalam keterangannya Jumat (21/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Dony menekankan pentingnya menggunakan angka dan kondisi yang benar-benar mencerminkan posisi WIKA.

Menurutnya, proses restrukturisasi harus dimulai dari pemetaan kebutuhan yang nyata agar solusi yang disiapkan dapat dijalankan dan memberikan dampak langsung terhadap perbaikan perusahaan.

Langkah ini diarahkan untuk memastikan terlebih dahulu berapa kebutuhan riil yang harus diperbaiki, termasuk kewajiban yang benar-benar harus diselesaikan dan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Dengan pendekatan ini, restrukturisasi tidak hanya menghasilkan perbaikan secara administratif, tetapi juga memperkuat kondisi keuangan perusahaan secara nyata.

"Kita ingin tahu dulu realnya berapa yang harus diperbaiki. Kita mau tahu sebenarnya yang dibutuhkan, mampunya yang real (kondisi keuangan) yang immediately bisa kita collect," ujar Dony.

Penataan laporan keuangan yang presisi menjadi salah satu fondasi penting dalam proses restrukturisasi WIKA.
Data yang akurat diperlukan agar langkah pembenahan dapat disusun berdasarkan kondisi sebenarnya, sekaligus memberikan gambaran yang jelas mengenai kebutuhan perusahaan ke depan.

Selain melalui penataan laporan keuangan, restrukturisasi WIKA juga akan diarahkan pada optimalisasi aset yang dapat didivestasi.

Aset-aset tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membantu mengurangi kewajiban utang dan memperbaiki struktur keuangan perusahaan.

Dengan pendekatan yang realistis, proses restrukturisasi WIKA tidak berhenti pada perbaikan angka di atas kertas.
Langkah pembenahan diarahkan untuk memperkuat fundamental perusahaan, mengurangi beban kewajiban, serta memastikan WIKA memiliki ruang yang lebih sehat untuk kembali meningkatkan kinerja dan keberlanjutan bisnisnya.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com