Konsumsi Gas Alam Diprediksi Meroket 30 Persen, Apa Dampaknya?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:53 WIB
Lokasi fasilitas penyimpanan dan distribusi 'Compressed Natural Gas (CNG)' PT Perta Daya Gas di Tambak Lorok, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (24/3).
BACA 10 DETIK
  • Penjabat Presiden Venezuela Delcy Rodriguez memproyeksikan lonjakan konsumsi gas alam global melampaui 30 persen pada 2055.
  • Proyeksi tersebut disampaikan melalui tayangan video dalam KTT ke-8 GECF yang diselenggarakan di Moskow pada hari Selasa.
  • Optimalisasi gas alam diyakini mampu mempercepat industrialisasi, mengatasi disparitas energi, dan mendongkrak kesejahteraan masyarakat global.

Suara.com - Penjabat Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, memaparkan proyeksi bahwa konsumsi gas alam di seluruh dunia diperkirakan akan mengalami lonjakan hingga melampaui 30 persen pada tahun 2055 mendatang.

Proyeksi tersebut disampaikannya lewat tayangan video dalam agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-8 Forum Negara-Negara Pengekspor Gas (GECF) yang dihelat di Moskow pada hari Selasa.

Menurut pandangan Rodriguez, gas alam menyimpan berbagai keunggulan strategis sebagai komoditas energi karena sifatnya yang lebih ramah lingkungan, konsisten, serta ekonomis.

Optimalisasi sumber daya ini dinilai mampu mendorong akselerasi industrialisasi, mengatasi persoalan disparitas akses energi, sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat global.

Atas dasar tersebut, Rodriguez menggarisbawahi pentingnya merajut dan memperkuat solidaritas serta kerja sama strategis di antara negara-negara yang tergabung dalam keanggotaan GECF. Adapun pertemuan tingkat tinggi GECF edisi kedelapan ini diselenggarakan di kota Moskow pada hari Selasa.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com