- PT Raharja Energi Cepu Tbk membukukan pendapatan sebesar USD40,31 juta pada sembilan bulan pertama tahun 2026.
- Perseroan berhasil menekan beban pokok pendapatan menjadi USD16,59 juta per tanggal 27 Oktober 2026.
- Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak menjadi USD25,09 juta.
Suara.com - Emiten pertambangan dan energi milik pengusaha Hapsoro Sukmonohadi, PT Raharja Energi Cepu Tbk (kode saham: RATU), mencatatkan lonjakan kinerja keuangan signifikan sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026.
Berdasarkan laporan keuangan interim yang dipublikasikan pada Selasa (27/10/2026), perseroan sukses mengamankan kenaikan laba bersih hingga lebih dari dua kali lipat.
Sepanjang periode Januari hingga September 2026, RATU mengantongi perolehan pendapatan mencapai USD40,31 juta. Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 7,16 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) bila dibandingkan dengan capaian pada periode sama tahun 2025 yang tercatat sebesar USD37,61 juta.
Pertumbuhan pendapatan perseroan berbanding lurus dengan efisiensi di pos operasional. Beban pokok pendapatan RATU berhasil ditekan sebesar 13,36 persen YoY menjadi USD16,59 juta, melandai dari posisi sebelumnya sebesar USD19,14 juta.
Keberhasilan menekan beban pokok ini mendorong laba bruto perseroan naik 28,44 persen YoY menjadi USD23,72 juta, sekaligus memperlebar margin laba kotor dari 49,11 persen menjadi 58,85 persen.
Dari kacamata operasional, perseroan mencatatkan beban umum dan administrasi sebesar USD2,99 juta. Sementara di pos keuangan, RATU membukukan pendapatan keuangan senilai USD804,34 ribu serta beban keuangan atau beban bunga sebesar USD4,95 juta, atau melonjak 350,95 persen YoY.
Katalis utama pendorong kinerja keuangan perseroan datang dari bagian laba entitas asosiasi. Pos ini mengalami lonjakan masif menjadi USD19,24 juta dari periode sama tahun lalu yang sebesar USD4,32 juta.
Akumulasi dari kinerja tersebut mengantarkan laba sebelum pajak RATU meroket 103,34 persen YoY menjadi USD41,73 juta dari sebelumnya USD20,52 juta. Setelah dikurangi kewajiban beban pajak sebesar USD9,60 juta, perseroan membukukan laba periode berjalan senilai USD32,12 juta, melesat 171,00 persen YoY dari posisi USD11,85 juta.
Dengan hasil tersebut, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercipta sebesar USD25,09 juta, naik 113,21 persen YoY dari perolehan USD11,77 juta pada kuartal III-2025. Peningkatan profitabilitas ini secara otomatis mendongkrak laba per saham dasar (earning per share/EPS) RATU menjadi USD0,0092 dari sebelumnya USD0,0043.
Ekspansi Neraca dan Posisi Kas Perseroan
Lonjakan kinerja operasional turut memperkuat struktur neraca keuangan perseroan per 30 September 2026:
Total Aset: Mencapai USD237,38 juta, melambung 212,26 persen dibanding posisi per 31 Desember 2025 (year-to-date/YTD) yang tercatat sebesar USD76,02 juta.
Kas dan Setara Kas: Melonjak 115,08 persen YTD menjadi USD53,39 juta dari posisi akhir tahun lalu sebesar USD24,83 juta.
Total Liabilitas: Terpaut naik menjadi USD155,79 juta dari posisi sebelumnya USD19,42 juta.
Total Ekuitas: Terapresiasi 44,13 persen YTD menjadi USD81,58 juta dibandingkan dengan saldo per akhir 2025 sebesar USD56,60 juta.
DISCLAIMER: Artikel ini disajikan murni untuk pemenuhan hak informasi publik mengenai instrumen analisis pasar modal dan regulasi bursa saham. Artikel ini bukan merupakan rekomendasi atau ajakan untuk melakukan transaksi jual-beli saham.