Truk Molen Tabrak Kerumunan Warga di Bekasi, Tak Uji KIR Selama 6 Tahun

Senin, 02 November 2026 | 19:53 WIB
Truk molen berwarna merah yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Cut Mutia, Rawalumbu, Kota Bekasi,
BACA 10 DETIK
  • Truk molen bernomor polisi B 9548 MV menabrak kerumunan warga di Jalan Cut Mutia, Bekasi, pada Minggu, 1 November 2026.
  • Kemenhub mengungkapkan bahwa kendaraan yang mengalami kecelakaan tersebut tidak pernah menjalani uji KIR selama enam tahun terakhir.
  • Petugas gabungan saat ini masih mendalami penyebab kecelakaan serta memanggil perusahaan pemilik kendaraan untuk dimintai klarifikasi.

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan truk molen bermuatan semen yang menabrak kerumunan warga di Jalan Cut Mutia, Bekasi, Jawa Barat, tidak menjalani uji berkala kendaraan atau uji KIR selama enam tahun.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap kendaraan bernomor polisi B 9548 MV tersebut. Kemenhub juga akan memanggil perusahaan pemilik kendaraan untuk meminta klarifikasi.

"Berdasarkan hasil pengecekan Ditjen Perhubungan Darat, truk molen yang terlibat kecelakaan tidak melakukan uji berkala kendaraan atau uji kir selama 6 tahun," ujar Aan dalam keterangan tertulis, Senin (2/11/2026).

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Putu Kholis Aryana (kanan) melihat truk molen terguling yang sebelumnya menabrak sejumlah warga di Jalan Cut Mutia, Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (1/11/2026). [ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/wsj]

Aan mengatakan pihaknya juga akan melakukan pembinaan terhadap perusahaan terkait kewajiban pengujian berkala kendaraan dan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK PAU).

Sementara itu, berdasarkan informasi petugas di lapangan, truk tersebut melaju dari arah timur menuju barat sebelum diduga kehilangan kendali. Kendaraan kemudian menabrak kerumunan warga yang berada di sisi kiri jalan.

"Kendaraan truk bernomor polisi B 9548 MV tersebut melaju dari arah Timur menuju arah Barat dan diduga kehilangan kendali sehingga menabrak kerumunan warga yang berada di kiri jalan," kata Aan.

Adapun penyebab kecelakaan masih dalam pendalaman. Petugas kepolisian, Dinas Perhubungan setempat, dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut.

Kemenhub menyampaikan keprihatinan dan belasungkawa atas kecelakaan yang terjadi pada Minggu (1/11/2026) tersebut melaju dari arah timur menuju barat sebelum diduga kehilangan kendali. Kendaraan kemudian menabrak kerumunan warga yang berada di sisi kiri jalan.

"Kendaraan truk bernomor polisi B 9548 MV tersebut melaju dari arah Timur menuju arah Barat dan diduga kehilangan kendali sehingga menabrak kerumunan warga yang berada di kiri jalan," pungkas Aan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com