Seorang anggota TNI berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) menjadi pelaku penembakan sejumlah kucing di lingkungan Sesko TNI Martadinata, Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/8/2022).
Terungkapnya Brigjen NA sebagai pelaku diungkap dari keterangan Mayjen TNI Prantara Santosa sebagai Kepala Pusat Penerangan TNI.
Dalam pernyataannya, Mayjen Prantara menyebutkan informasi yang diterima Komandan Sesko TNI dan Tim Hukum TNI, Brigjen TNI NA merupakan anggota organik di Sesko TNI.
"Brigjen TNI NA telah menembak beberapa ekor kucing dengan menggunakan senapan angin milik pribadi pada Selasa siang kemarin, 16 Agustus 2022, sekitar jam 13.00-an," tulis pernyataan Mayjen Prantara.
Disebutkan dalam keterangan tertulis itu, bahwa Brigjen NA melakukan tindakan tersebut dengan maksud menjaga kebersihan dan kenyamanan di linkungan tempat tinggal atau tempat makan Perwira Siswa Sesko TNI dan bukan karena kebencian terhadap kucing.
Brigjen TA sendiri dikenakan Pasal 66 UU nomor 18 tahun 2009 (tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan) dan Pasal 66A, Pasal 91B UU nomor 41 tahun 2014 (tentang Perubahan Atas Undang Undang nomor 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan).
Kekinian seorang netizen kemudian membongkar identitas dari Brigjen NA tersebut. Salah satu akun Instagram @christian_joshuapale unggah potongan gambar terkait siapa itu Brigjen NA.
Dalam potongan gambar yang diunggah akun tersebut, Brigjen NA ialah Brigjen Nuri Andrianis Djatmika kelahiran 12 Mei 1966 dan merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-35 tahun 1989.
"BAPAK BRIGADER JENDERAL NA, APAKAH BAPAK ADA MASALAH DALAM HIDUP BAPAK? KOK SANTAI BANGET SIH MEMBANTAI BANYAK KUCING DENGAN MENEMBAK?" tulis narasi diunggahan akun @christian_joshuapale.
Baca Juga: Begini Reaksi Ridwan Kamil Soal Viralnya Video Kucing Mati di Sesko TNI Bandung
"BAPAK BRIGADER JENDERAL YANG TERHORMAT BAPAK MENEMBAKI KUCING2 TIDAK BERSALAH ITU DENGAN ALASAN UNTUK MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN SESKO TNI, SEMUDAH ITU BAPAK MELAKUKAN PEMBANTAIAN MENGHILANGKAN BANYAK NYAWA KUCING DENGAN CARA KEJAM! BAPAK JAHATTTTTT, BAPAK TEGA BANGET,"
Berita Terkait
-
Begini Reaksi Ridwan Kamil Soal Viralnya Video Kucing Mati di Sesko TNI Bandung
-
Viral! Banyak Bangkai Kucing Tergeletak, Diduga Ditembak di Sesko TNI Bandung
-
Beberapa Tips Memandikan Kucing
-
Viral Penembakan 6 Kucing di Sesko TNI Bandung, Panglima TNI Ungkap Motif Pelakunya
-
Terungkap, Ini Penembak Kucing di Lingkungan Sesko TNI Bandung
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo
-
Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional
-
Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober
-
Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART
-
Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang
-
Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan
-
Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!
-
eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak
-
Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka
-
Indonesia Sustainability 360 Forum 2026: Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Transformasi Ekonomi Hijau