Salah satu pemain yang tampil impresif di leg pertama babak semifinal Piala AFF 2022 antara Timnas Indonesia vs Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (6/1/2023) ialah Jordi Amat.
Salah satu momen impresif dilakukan bek berusia 30 tahun itu saat lepaskan umpan ciamik yang ditujukan kepada Yakob Sayuri.
Umpan dirrect yang dilepaskan Jordi Amat hampir mampu berbuah assist matang jika Yakob Sayuri dengan tenang mampu mengkonversinya menjadi gol.
Sebelumnyan di awal laga, Jordi Amat bahkan mendapatkan peluang emas untuk mencetak gol. Sayang, sundulan Jordi Amat masih melenceng dari gawang Vietnam.
Permainan impresif yang ditunjukkan Jordi Amat di laga melawan Vietnam sebenarnya bukan hal baru. Di level klub, Jordi Amat adalah satu-satunya pemain di Piala AFF 2022 yang pernah head to head dengan dua megabintang dunia, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Jordi Amat yang pernah bermain di Liga Spanyol bersama Espanyol, Rayo Vallecano dan Real Betis tercatat pernah hadapi dua megabintang tersebut.
Sejumlah video di kanal Youtube memperlihatkan bagaimana Jordi Amat bertarung lawan Messi dan Ronaldo.
Salah satunya ialah momen saat Jordi Amat bermain untuk Espanyol melawan Barcelona. Ia masuk sebagai pemain pengganti. Di lihat dari video akun Nutmeg Arena, Jordi Amat sempat membuat Messi kelimpungan.
Ada momen, Messi salah memperkirakan pergerakan Jordi Amat. Akibatnya, Messi sampai terjatuh. Lalu ada juga momen saat Amat mengawal ketat bintang Argentina tersebut.
Baca Juga: Gol Rafael Struick Disanjung Eks Bomber Liverpool dan Timnas Belanda
Jordi Amat juga sempat menggagalkan umpan terobosan yang dilepaskan Lionel Messi kepada rekannya di Barcelona. Saat main di Rayo Vallecano, Amat kembali bertemu dengan Messi dan tunjukkan permainan impresif.
Sedangkan saat duel melawan Cristiano Ronaldi, Amat juga perlihatkan permainan dengan tensi tinggi. Dalam rekama video beberapa kali Ronaldo dibuat terpelanting saat duel dengan Ronaldo.
Amat juga beberapa kali mampu membaca arah pergerakan Ronaldo dan gagalkan umpan yang dilepaskan oleh pemain Portugal tersebut.
Berita Terkait
-
Termotivasi Bermain di Leg Kedua, Marc Klok Optimistis Timnas Indonesia Bisa Singkirkan Vietnam
-
Rival Indonesia Bertanding, Ini Prediksi Skor Malaysia vs Thailand
-
Kronologi Koreo Suporter Timnas Dirusak Paspampres, Disebut Masuk Tanpa Izin hingga Jokowi Mau Nonton
-
Link Live Streaming Malaysia vs Thailand di Leg Pertama Semifinal Piala AFF 2022
-
Timnas Indonesia Main Lebih Bagus Ketimbang Vietnam, Jordi Amat Pede Tatap Leg Kedua Semifinal Piala AFF 2022
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel