Kasus penculikan dan pembunuhan anak jadi sorotan dalam beberapa waktu belakangan ini. Kini beredar pesan berantai di media sosial yang berisi penculikan disertai pembunuhan anak dengan organ tubuh diambil di Depok, Jawa Barat.
Salah satu akun di Facebook unggah informasi mengenai hal tersebut. Postingan yang diunggah pada 29 Oktober 2018 kembali viral.
Judul postingan tersebut, 'Foto dari Babinsa Depok terlaot korban penculikan dan pembunuhan target anak2 umut 3-5 tahun'
Dalam narasi di postingan itu ditulis bahwa korban diambil organ tubuhnya oleh pelaku.
"Korban diambil organ tubuhnya. Korban anak warga depok pelaku sdh tertangkap 2 hari lalu warga Cibinong laki-laki dan perempuan. Korban lainnya 3 anak diambil organ jantung dan mata. Kita tetap waspada jaga anak cucu di rumah dan sekolahan. Info ini bukan hoax. Langsung dr petugas Babinsa saat patroli di komplek rumah tadi malam."
Lantas apakah pesan berantai tersebut benar? Dari penelusuran Cek Fakta seperti dikutip dari cekfakta.com, penjelasan dari pihak Divisi Humas Polri yang diunggah akun @DivHumas_Polri terkuat bahwa pesan tersebut tidak benar.
"Beredarnya informasi di medsos terkait penculikan dan pembunuhan terhadap anak di bawah umur yang diambil organ dalamnya di wilayah Depok, Jabar adalah hoaks atau tidak benar. Faktanya setelah diklarifikasi ke Kepolisian setempat informasi tersebut tidak benar bahkan informasi tersebut meresahkan masyarakat." tulis akun Divisi Humas Polri.
Selain itu, kasus ini juga sempat viral pada 2018 dan langsung dibantah oleh Dandim 0508/Depok Letkol. Inf. R . Iskandarmanto.
Klarifikasi dari Letkol Iskandarmanto itu sempat tayang di JawaPos dengan judul, "Hoax! Viral Pesan WA Penculikan Anak dan Diambil Organ Tubuh" yang tayang pada 24 Oktober 2018.
Baca Juga: CEK FAKTA: Permainan Viral Lato-lato Artinya Aku Yahudi, Konspirasi Iluminati, Benarkah?
Kesimpulan:
Pesan berantai yang viral di sosial media mengenai penculikan dan pembunuhan anak di Depok disertai organ tubuh diambil pelaku adalah berita Hoax.
Berita Terkait
-
Gempar Kabar Penculikan Anak di Pekanbaru, Begini Penjelasan Polisi
-
CEK FAKTA: Cak Nun Kejang Dituntut Gibran yang Tak Terima Bapaknya Disebut Firaun, Benarkah?
-
Isu Penculikan Anak Meluas dari Bangkalan, Probolinggo, Mojokerto sampai Malang
-
Orangtua Resah, Lagi Merebak Kabar Penculikan Anak di Malang
-
Heboh Kasus Penculikan Anak, Polresta Padang Terjukan Tim Pencegahan dan Penindakan
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Kerusakan Serangan Iran ke Israel, Bikin 1000 Lebih Rumah Tak Layak Huni
-
Seni Memilah Pasangan di Buku Pernikahan Semanis Madu Bukan Sepahit Empedu
-
Saya Masih Suka Membaca, Algoritmanya Saja yang Tidak Mengizinkan
-
Cantik Gak Harus Mahal! 5 Lipstik di Bawah Rp100 Ribu dengan Kualitas Juara
-
Harga LPG dan BBM Nonsubsidi Naik dan Porsi Makan Kita yang Kian Mungil
-
Ikut Campur soal Lokasi Konser BTS di Jakarta, Pramono Anung 'Kicep' Ditegur Anak
-
Inovasi Baru di Embarkasi Makassar, Ibadah 16.750 Jemaah Haji Lebih Aman
-
Fakta Baru Aksi Pasukan Israel Hancurkan Patung Yesus, IDF: Gak Ada Niat!
-
PSSI Pastikan Fadly Alberto Diganjar Hukuman Berat Gara-gara Tendangan Kungfu
-
Polres Cianjur Buru Bandar Besar Inisial I, Pemasok Sabu 1 Kg ke Wilayah Karangtengah