Wasit PSS vs Persis banjir kecaman di laman sosial media. Wasit Yudi Nurcahya dianggap membuat pertandingan pekan ke-2 BRI Liga 1 2023/24 jadi laga kotor.
"Bener-bener harus di evaluasi lagi perangkat pertandingan di laga PSS Sleman vs Persis Solo. Ketidaktegasan wasit ini buat match jadi kotor banget," tulis cuitan akun @FaktaSepakbola
Laga PSS vs Persis yang berlangsung Jumat (7/7) sore di Stadion Maguwoharjo berakhir imbang 2-2. PSS lebih dulu mencetak gol lewat aksi Ricky Cawor pada menit ke-22.
Persis kemudian menyamakan kedudukan lewat gol Fernando Rodriguez menit ke-42. Persis sempat unggul 2-1 pada menit ke-63 lewat gol Eky Taufik.
Namun pada menit ke-80, Wahyudi Setiawan mampu membuat kedudukan sama kuat 2-2. Skor 2-2 pun jadi hasil akhir laga PSS vs Persis.
Usai laga, di laman Twitter, sejumlah netizen soroti soal kinerja wasit Yudi Nurcahya.
"Pantesan STY nyemprot," tulis salah satu netizen dengan membagikan tangkapan layar pemberitaan soal Shin Tae-yong kritik Yudi Nurcahya pada 2022.
"Nonton bola udah wasitnya gini, tim manapun jadi kurang seru di liatnya," sambung akun lainnya.
Sementara itu, unggahan dari akun Info Suporter Indonesia posting soal pernyataan ketum PSSI Erick Thohir yang mengatakan bahwa gaji wasit BRI Liga 1 saat ini sudah lebih tinggi dibanding gaji menteri.
Baca Juga: 3 Laga Comeback Paling Dramatis Man Utd vs Tottenham di Liga Inggris
"@erickthohir memastikan jika pada musim 2023/2024, setiap wasit Liga 1 akan memimpin minimal 17 pertandingan. “Menteri (gajinya) Rp 19 juta, mereka (wasit) bisa mencapai Rp 20 juta. Alhamdulillah lebih tinggi, selevel menteri mereka dan harus bangga,” ucap Erick Thohir," cuit akun tersebut.
Cuitan ini pun ramai komentar nyinyir dari netizen.
"Wasit yang memimpin pertandingan pss vs persis barusan, saya bersaksi kepemimpinan nya tak adil. Tidak berkah gaji yang diterima nya," tulis salah satu netizen.
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Arema FC vs Persib Bandung BRI Liga 1 Segera Berlangsung
-
PSSI Ajukan Delapan Stadion ke FIFA untuk Piala Dunia U-17 2023, Ini Daftarnya
-
PSSI Ungkap Ada Tanaman yang Tak Seharusnya Tumbuh di Lapangan JIS, Apa Itu?
-
Harga Tiket BRI Liga 1 Naik, Persija Jakarta Raup Untung Paling Besar
-
Terpuruk! Erick Thohir Bantu Legenda Arema FC Kurnia Meiga Buka Usaha Ayam Goreng
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Overthinking di Era Informasi Digital: Semua Mendesak, Gamang Prioritas?
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Jeremy Doku Tegaskan Manchester City Belum Menyerah Kejar Gelar
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
Long Lost: Ketika Masa Lalu Menolak untuk Selesai
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Kejutkan Penggemar, Tangled 2 Batal Produksi Buntut Tak Ada Ide Cerita
-
Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 untuk Rayakan Kemenangan Secukupnya