Hari ini, Sabtu 8 Juli 2023, satu tahun lalu terjadi peristiwa pembunuhan seorang Brigadir Polisi bernama Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Ia tewas diterjang timah panas di rumah dinas atasannya, Ferdy Sambo, Komplek Polri, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.
Yosua Hutabarat ditembak mati oleh Bharada E alias Richard Eliezer atas perintah Ferdy Sambo.
Peristiwa berdarah di Duren Tiga ini berselang satu hari setelah Ferdy Sambo merayakan ulang tahun pernikahan dengan sang istri, Putri Candrawathi.
Awalnya, kasus ini tidak menyita perhatian publik. Baru selang tiga hari setelah Brigadir J ditembak mati, semua mata publik mengarah pada kasus ini.
Institusi kepolisian dibuat kelimpungan dengan sejumlah fakta miris di tewasnya Brigadir J. Awalnya, pihak Polri lewat Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa peristiwa di Duren Tiga adalah tembak menembak.
Cerita ini berasal dari Ferdy Sambo. Yang jadi penyebab kejadian tembak menembak menurut versi Ferdy Sambo adalah pelecehan seksual kepada Putri Candrawathi.
Tak terima anaknya yang jadi korban tewas, keluarga Brigadir J kemudian paparkan sejumlah kejanggalan yang terjadi. Lewat pengacara Kamaruddin Simanjuntak, terkuak sejumlah fakta yang membuat publik melongo.
Seiring berjalannya kasus ini, semua pihak sampai turun tangan dan angkat bicara termasuk Presiden Joko Widodo.
Di awal penanganan kasus ini yang dipimpim oleh Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, muncul banyak isu yang disebut-sebut terkait kasus ini seperti diagram judi online, kerajaan Ferdy Sambo di instisui kepolisian hingga dugaan perselingkuan Sambo dengan seorang polwan.
Polri kemudian menetapkan Ferdy Sambo sebagai tersangka utama bersama degan istrinya, Putri Candrawathi, Bripka Ricky Rizal, Bharada E dan sopir pribadi Kuat Maruf.
Tak hanya itu, kasus pembunuhan Brigadir J juga membuat 90 polisi dipatsuskan dengan tuduhan obstruction of justice.
Di proses persidangan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi pun muncul banyak drama. Hingga akhirnya vonis hakim PN Jakarta Selatan menjatuhkan hukuman mati kepada Ferdy Sambo.
Sementara Putri Candrawathi divonis 20 tahun penjara, Bripka RR 13 tahun dan Kuat Maruf 15 tahun. Sementara Bharada E sang eksekutor hanya 1,5 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Hari Ini Setahun Lalu Brigadir J Tewas di Rumah Ferdy Sambo, Ini Kisah Lengkapnya
-
So Sweet! Hari Ini Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Rayakan Ulang Tahun Pernikahan di Balik Jeruji Besi
-
Rentetan Kasus Polisi Nakal di Era Listyo Sigit Terungkap: Ferdy Sambo hingga Teddy Minahasa
-
Rekam Jejak Garang 5 Hakim Agung yang Bakal Adili Kasasi Ferdy Sambo, Formasinya Langka!
-
Trisha Eungelica Putri Ferdy Sambo Ungkap Kondisi Terkini Ibunda di Penjara: Mama Sedang Sakit...
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara