Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl memastikan skuadnya akan bermain menyerang saat menghadapi Androrra. Riedl mengatakan bahwa laga ujicoba melawan Andorra di Stadion UD Azira, Valencia, Rabu (26/3/2014) malam, akan sangat penting bagi skuadnya.
"Bagi kami, pertandingan lawan Andorra sangat penting. Sebab, mempengaruhi peringkat FIFA. Untuk pertandingan melawan Andorra, saya akan menerapkan permainan offensive football. Namun permainan menyerang itu dilihat dari situasi pertandingan nanti," ungkap Riedl.
Jika meraih kemenangan, kemungkinan posisi Indonesia di rangking FIFA akan semakin membaik. Saat ini, Skuad Garuda berada di posisi ke-154. Demi mewujudkan hal itu, Riedl menginstruksikan skuadnya untuk tampil menyerang, dan Greg Nwokolo kemungkinan menjadi target man.
Meski demikian, Riedl pun enggan meremehkan Andorra. Pria berusia 64 tahun tersebut menjelaskan kalau Andorra memiliki postur yang lebih tinggi dari skuadnya sehingga bisa dimanfaatkan Andorra untuk bermain bola-bola atas di pertandingan nanti. Hal itulah yang diwaspadai Riedl dari Andorra.
"Secara peringkat FIFA, posisi Indonesia lebih baik dari Andorra. Kami berada di posisi ke-154, sementara Andorra di urutan ke-198. Meski demikian, saya tak mau meremehkannya. Menurut saya, Andorra merupakan tim yang kuat. Secara fisik, pemain Andorra lebih tinggi dan kuat. Hal itu bisa saja menyulitkan kami," ujarnya.
Riedl juga mengungkapkan bahwa skuadnya masih belum bisa menyesuaikan dengan cuaca dingin di Spanyol. Pada latihan kemarin, bek naturalisasi Diego Michiels masih belum bisa mengikuti latihan karena kesehatannya terganggu. Bek Mitra Kukar itu mengalami penyakit radang sejak skuad Timnas tiba di Valencia, Minggu 23 Maret 2014 sore waktu setempat.
Di Spanyol, Indonesia akan menjalani tiga laga uji coba. Setelah menghadapi Andora, Skuad Garuda akan menantang Kuba (28/3/2014) dan Elche (2/4/2014). Semua laga uji coba tersebut disiapkan oleh PSSI dan Badan Tim Nasional (BTN) sebelum timnas berlaga di Piala AFF November 2014 nanti. (Liga Indonesia)
Berita Terkait
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Pertajam Lini Depan, Timnas Indonesia Incar 2 Penyerang Keturunan Baru!
-
Intip Statistik Mentereng Elkan Baggott Bersama Ipswich Town di Piala FA
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Asal-usul Darah Indonesia Tony Kouwen, Kiper Muda yang Trial di Atletico Madrid
-
Intip Statistik Mentereng Elkan Baggott Bersama Ipswich Town di Piala FA
-
Rekor Maarten Paes Lawan Klub Justin Hubner: Catatan Clean Sheet dan Pesta Gol
-
Psywar Federico Barba ke Ratchaburi FC: Sampai Bertemu di Bandung
-
Pengakuan Luke Vickery Kontak dengan John Herdman Bikin Publik Australia Heboh
-
Lebih Sengit dari Derby Inggris, John Herdman Antusias Hadapi Persaingan Panas di Piala AFF 2026