Suara.com - Pelatih Arema Cronus Indonesia, Suharno, fokus membenahi kedisiplinan dalam permainan yang beberapa kali menjadi titik lemah, bahkan berbuah kekalahan di kandang. Hal itu dilakukan Suharno menjelang menghadapi Pelita Bandung Raya.
"Menjelang dijamu Pelita Bandung Raya (PBR), Sabtu (31/5), kedisiplinan dan konsentrasi menjadi fokus kami untuk membenahi tim, khususnya lini belakang yang seringkali lengah ketika mengawal areanya," kata Suharno di Malang, Rabu (28/10/2014).
Ia berharap kelemahan yang dipertontonkan anak asuhnya ketika menjamu Semen Padang dan Persib Bandung di kandang pekan lalu, tidak lagi terjadi saat meladeni PBR. Apalagi, PBR memiliki pemain yang berkecepatan di atas rata-rata, sepert TA Musafri dan David Laly.
Kedua pemain tersebut, lanjutnya, bisa merepotkan barisan belakang Arema yang selama ini digalang Victor Igbonefo, Terry Gathuessi dan Johan Alfarizie. Dalam sisa waktu sebelum bertolak ke kandang PBR, pelatih akan fokus membenahi kelemahan anak asuhnya.
Sisa pertandingan pada putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) 2014, Arema memiliki beban lebih berat karena harus bersaing ketat dengan tim-tim papan atas maupun bawah bawah yang terus berbenah untuk mengatrol posisi klasemennya.
Ia mengakui banyak tim papan bawah yang berbenah dan lebih baik pada putaran kedua, bahkan bisa jadi mampu membuat kejutan dan akan menyulitkan tim-tim papan atas untuk meraih poin di kandang mereka, termasuk Arema.
Namun demikian, tegasnya, Arema tidak gentar dengan grafik dan performa bagus yang ditunjukkan sejumlah tim, khususnya calon lawan Arema pada putaran kedua tersebut, baik di kandang maupun luar kandang.
"Kita akan memaksimalkan sisa pertandingan pada putaran kedua ini agar tetap bisa mempertahankan posisi puncak klasemen dan menjadi juara LSI 2014. Oleh karena itu, kita akan melakukan perbaikan dan pembenahan di segala aspek, baik mental bertanding pemain, strategi, taktik dan teknik maupun komposisi pemain yang bakal diturunkan sebagai 'starting eleven'," tegasnya.
Pada putaran kedua, Arema masih menyisakan tujuh kali bertanding, lima pertandingan di luar kandang dan dua pertandingan di kandang, yakni menjamu Persita Tangerang (18/8) dan Sriwijaya FC (23/8). (Antara)
Berita Terkait
-
Skill Tersangka Korupsi Irfan Raditya: Head to Head dengan Senior Jordi Amat
-
Borneo FC Lewati Rekor Unbeaten Persib, tapi Catatannya Masih Kalah dari Tim Legendaris Ini
-
Klub Indonesia Absen 11 Tahun di Liga Champions Asia, Bali United Bisa Akhiri Tren Buruk Itu?
-
Kisah Persiwa Wamena, Si Jago Kandang hingga Raih Runner-up ISL 2008
-
Perbedaan Arema FC dan Arema Indonesia, Salah Satunya Berencana Membubarkan Diri
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia