Babak Tambahan
Di awal babak tambahan pertama, Belanda langsung menggempur pertahanan Los Ticos. Menyambut sepak pojok, Vlaar nyaris menggetarkan gawang Kosta Rika jika saja tandukkannya tidak ditepis Navas.
Memasuki babak tambahan kedua, Bruno Martins Indi ditarik keluar dan digantikan Klaas Jan Huntelaar. Baru lima menit masuk lapangan Huntelaar menerima kartu kuning setelah melanggar Navas.
Perlahan tapi pasti, Los Ticos bangkit dan mengancam gawang Belanda. Di menit 112, Bolanos berhasil melewati sejumlah pemain Belanda namun sepakkannya masih membentur kaki pemain Oranye.
Tiga menit berselang, gawang Cillessen kembali terancam. Lepas dari kawalan, Urena melepas tendangan keras namun berhasil ditepis Cillessen.
Jelang akhir pertandingan, Sneidjer melepas tendangan keras. Lagi-lagi, bola membentur mistar.
Dan diakhir babak tambahan kedua, Cillessen ditarik keluar Louis van Gaal dan digantikan Tim Krul. Langkah tersebut tampaknya bagian dari strategi van Gaal menghadapi drama adu penalti. Hingga akhir babak tambahan kedua, skor 0-0 masih bertahan. Laga pun berlanjut ke adu penalti.
Adu Penalti
Drama adu penalti berlangsung cukup menegangkan. Borges dan van Persie selaku eksekutor pertama berhasil mencetak angka. Namun, Belanda berada di atas angin setelah tendangan Bryan Ruiz digagalkan Krul. Sementara Robben sukses menceploskan bola.
Dan puncaknya berada di eksekutor ke-5. Penendang ketiga dan keempat Belanda Sneijder dan Kuyt berhasil membobol gawang Navas. Sementara Umana yang menjadi eksekutor pamungkas Kosta Rika gagal menundukkan Krul. Skor 4-3 memastikan tiket Belanda di babak semifinal.
Susunan Pemain:
Belanda: Cillessen, Vlaar, De Vrij, Martins Indi, Blind, Van Persie, Sneijder, Robben, Kuyt, Wijnaldum, Memphis.
Cadangan: Vorm, Krul, Janmaat, De Guzman, Verhaegh, Veltman, Kongolo, Clasie, Lens, Huntelaar, De Jong, Fer.
Kosta Rika: Navas, Acosta, Gonzalez, Umana, Borges, Bolanos, Campbell, Ruiz, Diaz, Gamboa, Tejeda.
Cadangan: Pemberton, Cambronero, Myrie, Barrantes, Francis, Granados, Brenes, Calvo, Urena, Cubero, Duarte, Miller.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat