Suara.com - Pelatih tim nasional Rusia, Fabio Capello dan beberapa stafnya rupanya belum menerima gaji selama tiga bulan terakhir, demikian diungkap menteri olahraga Rusia, Vitaly Mutko.
"Mereka belum digaji selama tiga bulan," kata Mutko kepada kantor berita ITAR-TASS, seperti dikutip Reuters, Sabtu (30/8/2014).
"Saya baru tahu hal ini setelah bertemu Capello," lanjut dia.
"Saya sangat kecewa atas apa yang terjadi, tetapi gaji adalah masalah internal Persatuan Sepak Bola Rusia. Jika mereka tidak membayar gajinya, maka tidak ada pihak lain yang bisa menggaji mereka," ujar Mutko.
Menurut Mutko Rusia menggelontorkan 8 juta dolar AS (sekitar Rp93,52 miliar) saat ikut berkompetisi di putaran final Piala Dunia 2014 di Brasil, meski mereka gagal lolos dari fase grup.
"Anggaran tim nasional tidak sedikit, karenanya bagaimana bisa mereka tidak membayar gaji staf pelatih?" ketus Mutko.
Mutko, yang juga mantan ketua persatuan sepak bola Rusia, mengatakan akan membereskan masalah itu dalam beberapa hari ke depan.
Pada Januari 2014 lalu, Capello yang pernah melatih timnas Inggris dan klub Real Madrid, memperpanjang kontraknya dengan Rusia hingga usai Piala Dunia 2018, yang juga digelar di Rusia. Dalam kontrak itu dia digaji 9 juta euro (sekitar Rp138,2 miliar) per tahun. (Reuters)
Berita Terkait
-
Fabio Capello Ingatkan Inter dan Juventus, Awas AC Milan-AS Roma Siap Tikung!
-
Tajam! Fabio Capello Sebut Cristiano Ronaldo Tak Punya Otak Jenius seperti Messi
-
Fabio Capello: Wasit seperti Mafia, VAR Bikin Saya Gila
-
Juventus Menang Beruntung! Fabio Capello Sebut Penampilan I Bianconeri Memalukan
-
Menang Kontroversial Atas Inter Milan, Fabio Capello Sebut Penalti Liverpool Skandal
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Asal-usul Darah Indonesia Tony Kouwen, Kiper Muda yang Trial di Atletico Madrid
-
Intip Statistik Mentereng Elkan Baggott Bersama Ipswich Town di Piala FA
-
Rekor Maarten Paes Lawan Klub Justin Hubner: Catatan Clean Sheet dan Pesta Gol
-
Psywar Federico Barba ke Ratchaburi FC: Sampai Bertemu di Bandung