Suara.com - Manajemen Arema Cronus, Malang, Jawa Timur, menyiapkan dana Rp9 miliar untuk mengontrak tujuh pemain baru. Tujuh pemain baru itu akan memperkuat tim berjuluk 'Singo Edan' pada musim kompetisi 2015.
CEO Arema Iwan Budianto mengakui dana yang dianggarkan untuk kontrak pemain baru cukup besar karena disesuaikan dengan regulasi dan dilakukan secara profesional. Ada tujuh pemain baru yang membubuhkan tanda tangan, sedangkan selebihnya tidak , karena masih terikat kontrak lama.
"Dana yang dibutuhkan memang tidak sedikit, padahal hanya untuk tujuh pemain baru. Kontrak pemain baru ini mengikuti aturan yang berlaku dan profesional, termasuk pemainnya pun juga harus profesional," ujarnya di Malang, Kamis (25/12/2014).
Dari 25 pemain yang bakal memperkuat Arema di ajang ISL 2015, hanya tujuh pemain yang berstatus pemain baru. Sedangkan sisanya adalah pemain lama yang masih terikat kontak sebelumnya, di antaranya Sunarto, Cristian Gonzales, Purwaka Yudi, Kurnia Meiga, Juan Revi, Ahmad Bustomi, Johan Alfarizie, Benny Wahyudi, Samsul Arif, dan Dendy Santoso.
Sedangkan tujuh pemain baru itu adalah tiga pemain asing, yakni Fabiano Beltrame, Sengbah Kennedy dan Abblode Yao Rudy. Sedangkan empat pemain lainnya adalah pemain lokal, yakni Hasyim Kipuw, Suroso dan dua pemain Arema U-21 yang 'naik kelas' memperkuat Arema senior.
Dengan anggaran kontrak pemain baru yang cukup besar, manajemen Arema mematok target tinggi musim depan, yakni juara ISL 2015. Target ini dicanangkan setelah pada kompetisi 2014 Arema gagal mempersembahkan trofi juara.
"Tahun depan Arema harus bisa menjadi juara kompetisi untuk menebus kegagalan musim ini, apalagi ditopang dengan sejumlah pemain yang memiliki kualitas dan skill yang sangat bagus," tandasnya.
Untuk mengarungi kompetisi musim depan, manajemen Arema telah mengikat kontrak dengan 25 pemain, baik pemain lama maupun baru. Hanya saja, hingga latihan resmi digelar sebagai persiapan menghadapi kompetisi, sejumlah pemain inti belum bergabung karena berbagai alasan.
Sebelum mengarungi kompetisi resmi, majamen dan pelatih Arema akan melakukan pemusatan latihan dan sejumlah uji coba dengan tim lokal maupun asing, seperti UITM FC, Malaysia. Selain itu Arema akan mengikuti pertandingan pramusim, yakni Trofeo Jakarta dan SCTV Cup. (Antara)
Berita Terkait
-
Catat Jadwalnya! Persib vs Arema Jadi Laga Pembuka Piala Presiden 2026
-
Piala Presiden 2026 Kembali Digelar: Persib, Persija, dan 3 Tim Luar Negeri Ikut Serta
-
Robi Darwis Bongkar Alasan Tinggalkan Persib demi Arema FC
-
Pemain Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026 Mulai Terungkap!
-
Benteng Terakhir Arema FC! 4 Penjaga Gawang Siap Tempur di Super Legue 2026/2027
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi