Suara.com - Wayne Rooney gagal mencetak gol dari titik penalti saat Manchester United mengalahkan tuan rumah Liverpool. Rooney pun mengaku bahwa dia menyesal mengambil tendangan penalti tersebut dan berharap bisa memberikan kepada Juan Mata.
Pada laga di Anfield, Minggu (22/3/2015) kemarin, Rooney menjadi eksekutor penalti setelah pemain Liverpool Emre melanggar Daley Blind. Namun Rooney gagal melakukan eksekusi penalti setelah dapat ditepis oleh kiper Simon Mignolet.
Namun usai pertandingan tersebut Rooney mengaku menyesal mengambil tendangan penalti tersebut. Lewat akun twitternya, kapten MU ini merasa seharusnya dia memberikan kesempatan kepada Juan Mata untuk mengambil kesempatan itu untuk membuat hat-trick.
Mata memang tampil brilian dalam laga tersebut dengan mencetak dua gol, salah satunya lewat tendangan gunting guna membawa MU menang 2-1. Rooney pun memuji penampilan gelandang internasional Spanyol ini yang disebutnya briliant.
Wakil kapten MU Michael Carrick juga memuji Mata yang memberikan hasil yang signifikan untuk tim besutan Louis van Gaal. "Hasil yang besar. Ini adalah salah satu yang Anda kenang, lebih banyak dari tiga poin. Hanya sihir Mr @juanmata8," puji Carrick lewat twitternya. (Scoccernet)
Berita Terkait
-
Ruben Amorim Ogah Sesumbar usai Manchester United Permalukan Liverpool
-
5 Fakta Kemenangan Manchester United: Liverpool Balik ke Setelan Brendan Rodgers
-
Manchester United Sikat Liverpool 2-1: Mbeumo dan Maguire Bikin Publik Anfield Terdiam
-
Langka! 5 Pemain yang Pernah Bela Liverpool dan Manchester United
-
Liverpool vs Manchester United: Siapa Klub Terbesar Inggris? Jawabannya Mengejutkan
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Cuma Klub Ini yang Tak Lolos Penilaian Lisensi Super League, Terancam Sanksi Berat!
-
Striker Timnas Indonesia Ramadhan Sananta Resmi Berpisah dengan DPMM FC
-
What a Finish! Nonton Piala Dunia 2026 Bonus Kondom Gratis, Kok Bisa?
-
Carlo Ancelotti Bantah Pemain Real Madrid Sulit Diatur
-
Phil Foden Menggila Saat Manchester City Menghajar Crystal Palace 3-0 Demi Tempel Ketat Arsenal
-
Eks Bintang Real Madrid Ramal Arsenal Juara Liga Inggris dan Liga Champions
-
Mikel Arteta Ketar-ketir, Arsenal Dihantam Kabar Buruk Jelang Final Liga Champions
-
Manchester City Sikat Palace, Pep Guardiola Bawa Kabar Bahagia Jelang Final Piala FA
-
Di Balik Euforia, Staf Arsenal Justru Harus Bayar Rp20 Juta untuk Ikut ke Final Liga Champions
-
Siapa Igor Sanders? Striker Diaspora yang Dipanggil Nova Arianto ke Timnas Indonesia U-19