- Manchester United menang dramatis atas Liverpool di Anfield
- Liverpool gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas
- Kemenangan ini memperkuat catatan positif United di laga tandang, sementara Liverpool harus menghadapi kenyataan pahit lagi
Suara.com - Laga panas antara Liverpool vs Manchester United di Stadion Anfield dalam lanjutan Premier League, Senin (20/1) dinihari WIB sukses dimenangkan oleh Red Devils 2-1.
Sejak menit pertama, Manchester United tampil agresif. Bryan Mbeumo mengejutkan Anfield dengan gol kilat pada detik ke-62.
Gol cepat Mbeumo membuat United menguasai jalannya pertandingan di babak pertama.
Bruno Fernandes beberapa kali mendapat peluang emas untuk menggandakan skor, tapi upayanya masih gagal.
Sementara itu, Liverpool berjuang keras mencari celah, dengan Cody Gakpo dua kali menyentuh tiang gawang.
Memasuki babak kedua, Liverpool melakukan beberapa pergantian pemain.
Alexander Isak digantikan oleh Chiesa, sementara Gravenberch, Bradley, dan Mac Allister digantikan oleh Ekitike, Wirtz, dan Jones untuk menambah daya gedor.
Perubahan ini memberi angin segar, tapi Manchester United tetap waspada, melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Sesko, Yoro, dan Mainoo.
Tekanan Liverpool akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-78.
Baca Juga: David Beckham Bakal Jadi Makelar Pembelian MU oleh Raja Minyak dari Arab
Cody Gakpo, yang sebelumnya gagal dua kali mengenai sasaran, berhasil menyamakan skor menjadi 1-1.
Berkat umpan Chiesa yang dibangun dari skema serangan Wirtz, Gakpo menaklukkan kiper Senne Lammens dari jarak dekat.
Namun drama belum berakhir. Hanya enam menit setelah gol Gakpo, Harry Maguire mencetak gol penentu kemenangan Manchester United pada menit ke-84.
Bek Inggris itu memanfaatkan umpan Fernandes dari sisi kiri, menyundul bola ke gawang tanpa bisa dihalau oleh Mamardashvili , menutup usaha comeback Liverpool.
Skor 2-1 bertahan hingga akhir pertandingan.
Dengan hasil ini, Manchester United membawa pulang tiga poin penting dari Anfield, memperpanjang rekor positif mereka di laga tandang musim ini.
Berita Terkait
-
David Beckham Bakal Jadi Makelar Pembelian MU oleh Raja Minyak dari Arab
-
Arsenal, Manchester City dan Chelsea Rebutan Remaja Perobek Gawang Timnas Indonesia
-
Fantastis! Arsenal Era Mikel Arteta Ulangi Rekor Invincibles Arsene Wenger
-
Analisis: Dari Heavy Metal ke Simfoni, Revolusi Taktik Liverpool Era Arne Slot
-
Langka! 5 Pemain yang Pernah Bela Liverpool dan Manchester United
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
Terkini
-
Real Madrid Dalam Masalah Besar, Toni Kroos Ungkap Akar Krisis di Bernabeu
-
Barcelona Kalah Menyakitkan di Markas Sociedad, Frenkie de Jong Salahkan Wasit
-
Akui Ganasnya John Herdman, Pelatih Thailand Beruntung Tak Segrup Timnas Indonesia di Piala AFF
-
Dewangga Sebut Duel Persib vs Persija Pertandingan Gila, Kenapa?
-
Klasemen Serie A Italia Pekan 21: Inter Milan Ditempel Ketat AC Milan
-
Pascal Struijk Komen Suporter Timnas Indonesia Ingin Ia Dinaturalisasi: Itu Cukup Lucu
-
Rumor ke Persija Menguat, Jurnalis Belanda Sebut Ivar Jenner Sia-siakan Kesempatan di FC Utrecht
-
Klasemen Liga Inggris Pekan 22: Arsenal Kokoh di Puncak Usai Man City dan Aston Villa Tumbang
-
Elkan Baggott Tak Jadi Dilepas Ipswich Town? Kieran McKenna Mengaku Bimbang
-
John Herdman Latih Timnas Indonesia, Pascal Struijk Bicara Peluang Naturalisasi