Ilustrasi PSSI. [suara.com/Oke Atmaja]
Mantan anggota Komite Normalisasi PSSI FX. Hadi Rudiyatmo menolak mendukung La Nyalla Mattalitti sebagai Ketua Umum PSSI meski dihubungi langsung oleh yang bersangkutan.
"Tadi pagi La Nyalla telepon saya untuk meminta dukungan menjadi Ketua Umum PSSI. Dia bilang, 'Mas aku mau nyalon, mohon dukungannya'. Tapi saya sudah punya calon sendiri," kata Hadi yang juga Wali Kota SOlo itu.
Saat menelepon, La Nyalla menjelaskan dengan detail programnya. Selain itu, juga menjelaskan permasalahan hukum yang menyangkut dirinya.
Hanya saja, penasihat klub Persis Solo tetap pada pendiriannya dengan mendukung salah satu calon, yaitu Joko Driyono.
"Ada beberapa alasan kenapa saya mendukung Joko Driyono. Yang pertama belum terkontaminasi dengan politik. Selain itu belum bermasalah dengan hukum," katanya.
Selain beberapa alasan tersebut, katanya, Ketua Umum PSSI juga harus mempunyai relasi yang bagus di Tanah Air serta antarbangsa.
Meski memberikan dukungan penuh, Hadi Rudiyatmo juga memberikan tugas yang berat bagi Ketua Umum PSSI periode 2015-2019 yang salah satunya harus mampu membawa Indonesia meraih medali emas Asian Games 2018. (Antara)
"Tadi pagi La Nyalla telepon saya untuk meminta dukungan menjadi Ketua Umum PSSI. Dia bilang, 'Mas aku mau nyalon, mohon dukungannya'. Tapi saya sudah punya calon sendiri," kata Hadi yang juga Wali Kota SOlo itu.
Saat menelepon, La Nyalla menjelaskan dengan detail programnya. Selain itu, juga menjelaskan permasalahan hukum yang menyangkut dirinya.
Hanya saja, penasihat klub Persis Solo tetap pada pendiriannya dengan mendukung salah satu calon, yaitu Joko Driyono.
"Ada beberapa alasan kenapa saya mendukung Joko Driyono. Yang pertama belum terkontaminasi dengan politik. Selain itu belum bermasalah dengan hukum," katanya.
Selain beberapa alasan tersebut, katanya, Ketua Umum PSSI juga harus mempunyai relasi yang bagus di Tanah Air serta antarbangsa.
Meski memberikan dukungan penuh, Hadi Rudiyatmo juga memberikan tugas yang berat bagi Ketua Umum PSSI periode 2015-2019 yang salah satunya harus mampu membawa Indonesia meraih medali emas Asian Games 2018. (Antara)
Komentar
Berita Terkait
-
PSSI akan Hadirkan Kompetisi Baru untuk Musim Depan, Piala Indonesia?
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Kelakar AHY Soal Indonesia Tak Lolos Piala Dunia: Menpora Hubungi Ketum PSSI!
-
Berhasil Bikin Patrick Kluivert Dipecat? Andre Rosiade Bantah Ingin Gantikan Erick Thohir
-
5 Dampak Jika Erick Thohir Mundur dari PSSI Usai Gagal ke Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?