-
Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
-
AHY dorong perbaikan infrastruktur olahraga untuk tingkatkan prestasi.
-
AHY beri dukungan kepada Erick Thohir sebagai Menpora dan Ketum PSSI
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, turut berkomentar terkait Tim Nasional Indonesia yang tidak lolos pada kualifikasi Piala Dunia 2026.
Langkah Timnas harus terhenti setelah skuad Garuda gagal mengumpulkan poin pada laga-laga krusial.
Alhasil, mimpi Indonesia untuk tampil pada perhelatan sepakbola terbesar dunia itu, kini harus terkubur.
AHY awalnya menyinggung soal pembangunan infrastruktur, salah satunya stadion sepakbola.
"Kita berharap melalui penguatan dan perbaikan renovasi-renovasi fasilitas olahraga, ya stadion-stadion bola termasuk juga gedung-gedung olahraga, ini juga bisa meningkatkan prestasi olahraga kita," kata AHY pada media gathering 'Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran' di Kantor Kemenko IPK, Jakarta, Selasa (21/10/2025).
Dia kemudian menyinggung soal Timnas yang gagal menuju Piala Dunia 2026.
"Sayang kemarin kita belum lolos ya? Kapan kira-kira Timnas kita masuk ke Piala Dunia? Enggak perlu nunggu 2045 ya?" kata AHY bertanya kepada jurnalis yang hadir pada agenda itu.
Ketua Umum Partai Demokrat itu lantas berkelakar soal Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir yang akan memanggil Ketua Umum PSSI.
"Saya dengar Menpora (Erick Thohir) sedang menghubungi Ketum PSSI," kata AHY yang disambut gelak tawa para jurnalis.
Baca Juga: Solusi Investor "Get Lost", AHY Buka Kantor Fasilitasi Proyek Infrastruktur (IPFO)
Hal itu mengundang tawa sebab diketahui, selain menjabat Menpora, Erick Thohir rangkap jabatan sebagai Ketua Umum PSSI.
"Untuk itu, kita dukung Ketum PSSI agar bisa semakin sukses ke depan," tutup AHY.
Berita Terkait
-
AHY Ungkap Alasan Bandara Kertajati yang Dibangun Era Jokowi Sepi!
-
Tanggapi Sengkarut Utang Kereta Cepat, AHY: Saya Tak Mau Ada Polemik!
-
AHY Ungkap PR Prabowo Setelah 1 Tahun Menjabat: 9,9 Juta Keluarga Tidak Punya Rumah
-
AHY Enggan Buru-buru Bangun Tanggul Raksasa Jawa, Khawatir Anggaran Membengkak
-
Football Manager Kerja Sama dengan FIFA, Hadirkan Fitur Piala Dunia Resmi
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
Terkini
-
Siap-siap! Admin Fee Toko Online di E-Commerce Bakal Diatur Pemerintah
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Kementerian PU Ingatkan Truk ODOL: Dilarang Lewat Jembatan Bailey di Lokasi Bencana Sumatera
-
Purbaya Sesumbar Tak Akan Peras BI Meski Keponakan Prabowo Jadi Calon Deputi Gubernur
-
Saham ASII dan UNTR Ambles Usai Izin Tambang Dicabut, Emiten Astra Anjlok Semua
-
Travelio Ekspansi ke Segmen Upscale, Incar Kaum Berkocek Tebal
-
Harga Pangan Nasional Kompak Turun 21 Januari 2026, Cabai Merah Besar Anjlok 10 Persen
-
BKSL Hadapi Gugatan Pembatalan Perdamaian, Manajemen Bantah Lalai
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Stok Minyak AS Diprediksi Naik, Harga Brent dan WTI Terkoreksi