Suara.com - Gelandang Barcelona Xavi Hernandez telah mengkonfirmasikan akan meninggalkan Camp Nou akhir musim ini. Bagi Xavi, sekarang adalah saat yang tepat baginya untuk meninggalkan Barcelona untuk bergabung dengan klub Qatar, Al Sadd.
Playmaker bertubuh mungil ini telah menjadi bagian penting di Camp Nou selama satu dekade lebih sejak dia memulai debut pada 1998. Xavi telah memainkan 700 pertandingan lebih dan telah meraih 23 trofi bersama klub raksasa Catalan ini.
Namun Xavi masih berpeluang untuk menambah gelarnya bersama Barca di akhir musim ini. Pasalnya, Barca masih akan menghadapi Athletic Bilbao di final Copa del Rey dan juga juga bertemu Juventus di final Liga Champions.
Xavi yang kini sudah berusia 35 tahun itu, memang masih berada dalam skuat Barca namun bukan lagi sebagai starter. Ia pun mengkonfirmasikan bahwa ini adalah saatnya baginya untuk meninggalkan Barcelona.
"Saya ingin mengkonfirmasikan bahwa saya akan meninggalkan Barcelona di akhir musim. Saya opikir ini adalah saatnya untuk pergi, itu yang saya rasakan. Saya sudah tidak banyak bermain dan merasa ini waktunya berubah," ungkap Xavi.
"Ini merupakan keputusan yang sangat sulit. Saya telah mendapatkan opsi tawaran lain (hingga 2018) namun saya berubah pikiran, saya merasa butuh perubahan," kata pemain veteran Spanyol ini.
"Hari ini saya secara resmi mengatakan kepada skuat dan manajer, namun saya pikir mereka telah tahu. Beberapa bulan ini saya telah memikirkannya, tawaran kontrak dari Barca membuat saya memikirkannya namun ini saatnya untuk pergi," terang Xavi.
"Saya akan pergi ke Qatar bergabung di Al Saad, saya telah menandatangani kontrak selama dua tahun. Ini adalah proyek yang penting," tukas pemain yang telah bergabung di Barca sejak usia 11 tahun. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Niatnya Ramah, Barcelona Justru Dirujak Netizen Usai Beri Selamat ke Marcus Rashford
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Real Madrid Menangi Perburuan Bernardo Silva, Sepakati Kontrak Dua Tahun
-
Lupakan Rivalitas di Klub, Raphinha Sebut Vinicius Bisa Jadi Penentu Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Dikaitkan Gabung Barcelona, Agen Pastikan Alessandro Bastoni Bertahan di Inter Milan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey