Suara.com - Hari ini, 47 tahun yang lalu, Jacksen Tiago lahir di Rio de Jeneiro, Brasil. Lelaki bernama lengkap Jacksen Ferreira Tiago ini adalah mantan pemain sepak bola Brasil yang sukses menjadi pelatih di Indonesia.
Salah satu pelatih terkemuka di tanah air, itulah sosok lelaki bertinggi badan 170 sentimeter yang satu ini. Sebelum menjadi arsitek lapangan hijau, Jacksen mengawali kariernya sebagai pemain.
Setelah malang melintang menjadi striker di klub-klub Brasil kurang lebih sepuluh tahun lamanya, Jacksen hijrah ke Indonesia. Di tanah air, Jacksen pertama kali bergabung dengan Petrokimia Putra pada tahun 1994.
Hanya setahun, Jacksen pindah ke PSM Makassar. Setelah itu, Jacksen bergeser ke Persebaya Surabaya. Dua tahun di klub berjuluk Bajul Ijo, Jacksen membantu merebut gelar juara Liga Indonesia musim 1996/1997. Di musim itu pula, Jacksen menjadi pencetak gol tersubur.
Selepas dari Persebaya, Jacksen melanglangbuana ke Cina dan Singapura, bermain untuk Guangzhou Matsunichi dan Geylang United. Namun, hanya setahun di luar negeri, Jacksen pulang kembali ke Persebaya.
Menyudahi sepak terjangnya sebagai pemain pada tahun 2001 di Petrokimia Putra, Jacksen mulai menekuni dunia kepelatihan. Assyabaab Surabaya jadi klub pertama yang ia tukangi.
Tahun 2003, Jacksen dipercaya mengasuh klub lamanya, Persebaya Surabaya. Di tahun itu pula, Jacksen menunjukkan kemampuannya sebagai pelatih dengan mempersembahkan gelar juara Liga Indonesia. Imej Jacksen sebagai pelatih jempolan kian melekat setelah berhasil mempersembahkan gelar kedua di musim keduanya bersama Buaya Hijau.
Hengkang dari Persebaya pada tahun 2005, Jacksen berpindah dari satu klub ke klub lain seperti Persita Tangerang, Persiter Ternate, Mitra Kukar, dan Persitara Jakarta Utara. Tahun 2008, Jacksen dipinang Persipura Jayapura.
Bertahan hingga tahun 2014, Jacksen membantu Mutiara Hitam merebut juara Indonesia Super League (ISL) tiga musim berturut-turut. Di tahun 2013, Jacksen meraih predikat pelatih terbaik ISL.
Sempat sejenak menjadi asisten pelatih timnas Indonesia untuk menghadapi Arab Saudi pada babak kualifikasi Piala AFC Asia 2013, Jacksen didaulat sebagai kepala pelatih pada bulan April. Kini, pelatih yang fasih berbahasa Indonesia dan Jawa ini tercatat sebagai manajer Penang FA, Malaysia.
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Debut bersama Liverpool, Freddie Woodman Tidak Menyangka Langsung di Derbi Merseyside
-
Persib Kebobolan 4 Gol dalam 2 Laga, Ini Kata Bojan Hodak
-
Lamine Yamal Berhasil Samai Johan Cruyff
-
Superkomputer Prediksi Juara Liga Inggris Musim Ini, Arsenal atau Manchester City?
-
Diberhentikan Sponsor dan 'Dikeramasi' Satu Indonesia, Fadly Alberto Hengga Muncul dan Ucap Ini
-
Siapa Rakha Nurkholis? Bek Muda yang Jadi Korban Tendangan Kungfu Fadly Alberto
-
Persija Tantang PSIM Yogyakarta, Mauricio Souza Punya Kunci Buat Menang
-
Kesalnya Bojan Hodak Usai Persib Bandung Ditahan Dewa United
-
Kesal Gagal Kalahkan Persib, Pelatih Dewa United: Lawan Hanya Main Bola-bola Panjang
-
AZ Alkmaar Juara Piala KNVB, Ada Peran Mantan Pelatih Kiper Timnas Indonesia