Suara.com - Presiden FIFA yang telah mengundurkan diri sekaligus anggota Olimpiade Sepp Blatter tidak akan menghadiri pertemuan Komite Olimpiade Internasional (IOC) pekan depan di Lausanne, demikian diumumkan badan sepak bola dunia itu pada Jumat.
"Pada April, presiden FIFA menginformasikan kepada IOC bahwa ia tidak akan menghadiri sesi di Lausanne. Rencana-rencananya tidak berubah," demikian konfirmasi juru bicara FIFA.
Blatter mengumumkan pengunduran dirinya sebagai presiden FIFA pada Selasa, empat hari setelah terpilih untuk menduduki posisi puncak tersebut untuk masa jabatan kelima secara beruntun.
Kabar mengejutkan itu datang setelah sepekan huru hara di otoritas sepak bola dunia tersebut, dengan penangkapan tujuh pejabat FIFA atas dakwaan korupsi dan penyelidikan seputar pemberian hak menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022 untuk Rusia dan Qatar.
Pria Swiss berusia 79 tahun itu menjadi salah satu dari dua perwakilan sepak bola di IOC pada 1999, tidak lama setelah menjadi presiden FIFA untuk pertama kalinya. Perwakilan lainnya adalah ketua sepak bola Afrika Issa Hayatou. Pria Kamerun itu "akan menghadiri" pertemuan di Lausanne, kata Konfederasi Sepak Bola Afrika kepada AFP.
Blatter masih tetap berkantor di FIFA sampai pemilihan berikutnya dihelat, kemungkinan antara Desember tahun ini sampai Maret 2016.
Di bawah batas usia yang baru ia akan harus menyerahkan keanggotaan IOC-nya pada 10 Maret tahun depan, ketika ia berusia 80 tahun terlepas dari apakah ia masih mengepalai FIFA atau tidak.
Di antara berbagai hal yang ada di agenda untuk pertemuan IOC pada Selasa adalah presentasi oleh Beijing dan Almaty (Kazakhstan) mengenai niat mereka untuk menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2022. (Antara/AFP)
Tag
Berita Terkait
-
Deretan Kontroversi Infantino 10 Tahun Pimpin FIFA: Ucapan Tak Layak hingga Kedekatan dengan Trump
-
Eks Presiden FIFA Ngamuk ke Donald Trump, Sebut 2 Negara Ini Dapat 'Recehan' di Piala Dunia 2026
-
Desakan Boikot Piala Dunia 2026 Menguat di Belanda, Ribuan Warga Tandatangan Petisi Penolakan
-
Alasan Eks Presiden FIFA Sepp Blatter Dukung Boikot Piala Dunia 2026
-
Presiden AFC: Favorit Bandar Judi hingga Pendukung Setia Tersangka Suap
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Media Asing: Donald Trump 'Permalukan' FIFA Sebelum Piala Dunia 2026 Dimulai
-
Piala AFF 2026: Malaysia Tiru Langkah Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Sebelum Dipecat PSSI
-
Lamine Yamal 'Dipaksa' Pulih Timnas Spanyol, Barcelona Akui Ketar-ketir
-
Skandal FIFA: Merasa 'Disingkirkan' Sistematis, Platini Gugat Gianni Infantino
-
Tikung Barcelona, Real Madrid Siapkan Dana 150 Juta Poundsterling untuk Julian Alvarez
-
STY Respons Kabar Persija Siapkan Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain, Jawabannya Mengejutkan
-
Hattrick Kontra Irlandia Utara, Didier Deschamps Harap Michael Olise Menggila di Piala Dunia 2026
-
Kejadian Tampar Pemain Ulsan HD Mencuat Usai Gabung Persija, Shin Tae-yong Bongkar Fakta Sebenarnya
-
Dari Terusan ke Piala Dunia 2026: Cerita Panama yang Lahir Dua Kali
-
97 dari 104 Pertandingan Piala Dunia 2026 Akan Dilanda Cuaca Panas, Rusak Tempo Bermain