Suara.com - Ketua Umum PSMS Medan, dr Mahyono memastikan klub PSMS Medan tetap berada di bawah naungan PSSI dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang digelar PT Liga Indonesia, sementara Piala Kemerdekaan hanya dijadikan sebagai ajang pemanasan.
Hal itu dikatakan Ketua Umum PSMS Medan, dr Mahyono ketika melakukan audiensi ke Kantor Dinas Pemuda dan Olah Raga Sumatera Utara, Senin, sekaligus dalam rangka memperkenalkan susunan pengurus yang baru.
"Kedatangan kami untuk memperkenalkan pengurus PSMS Medan. Kami ingin semua pihak mendukung kami untuk membawa kembali Ayam Kinantan meraih kejayaan. Sebab itu, pengurus sekarang ini akan bekerja secara profesional," katanya.
Ia mengatakan PSMS akan mengikuti Piala Kemerdekaan pada Agustus mendatang yang akan dijadikan sebagai ajang ujicoba, sedangkan fokus utama adalah Liga Indonesia Divisi Utama musim depan.
"Kita tegaskan, PSMS tetap akan mengikuti kompetisi yang digelar PSSI. Piala Kemerdekaan ini nanti hanyalah ajang pemanasan. Tidak ada salahnya kita mengikuti turnamen ini, karena hanya sebagai pemanasan. Kasihan para pemain yang selama ini sudah melakulan latihan rutin, tapi tidak ada kompetisi," jelasnya.
Dia berharap PSSI seharusnya paham dengan situasi tersebut dan manajemen PSMS sendiri tidak mempersoalkan siapa yang menggelar Piala Kemerdekaan itu, sebab pemain hanya membutuhkan pertandingan.
"Piala Kemerdekaan ini kan tidak ubahnya seperti Piala Bang Yos dulu. Apa salahnya PSMS ikut. Ini kan hanya pemanasan, sementara target utana kita adalah Divisi Utama PSSI," katanya.
Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut, Baharuddin Siagian menyambut baik kedatangan pengurus PSMS tersebut.
Dia optimistis, di bawah kepengurusan yang baru ini, "Ayam Kinantan" akan kembali bangkit.
"Saya melihat pengurus sekarang ini sangat bersemangat. Itu terbukti dengan melakukan road show melakukan pertemuan dengan beberapa pihak," katanya.
Menurut dia, PSMS sekarang ini memang harus didukung semua pihak, karena klub tersebut merupakan ikon dan kebanggaan masyarakat Kota Medan.
"Klub kebanggan Kota Medan ini hanyalah PSMS sendiri. Sangat memalukan jika itupun tidak bisa bangkit kembali. Kami dari Dispora Sumut siap membantu jika memang dibutuhkan," katanya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta