Suara.com - Legenda West Ham United, Paolo Di Canio, mengatakan bahwa punggawa Liverpool Mario Balotelli tidak sepenuh hati menjalani profesinya sebagai seorang pesepak bola profesional. Menurut pria asal Italia tersebut, Balotelli hanya memanfaatkan sepak bola untuk memenuhi hasratnya menjadi seorang selebriti.
Di Canio mengaku tidak heran jika di laga perdana Liverpool, Balotelli tidak dimainkan manajer Brendan Rodgers saat The Reds mengalahkan Stoke City 1-0. Menurutnya, pola pikir dan gaya hidup Balotelli hanya membuang potensinya sebagai pemain bola.
"Saya berbicara sebagai manajer dan pandangan saya terhadap sepak bola. Anda harus mengerti apa arti sesungguhnya bermain dengan dan untuk rekan-rekan anda," tukas eks pemain yang sukses bersama The Hammers di tahun 1999 hingga 2003.
"Anda harus berbagi empati, baik itu di saat yang membahagiakan ataupun di saat-saat yang terburuk. Sepertinya dia (Balotelli) tidak melakukan hal ini," jelasnya.
"Banyak pelatih yang mencoba mengubahnya. Mancini bisa dibilang sebagai ayahnya dalam sepak bola. Tapi lihat, bahkan Mancini tidak menginginkannya kembali ke Inter Milan," tambahnya.
"Dia memiliki potensi besar dan saya berharap dia bisa memanfaatkan itu. Tapi saya pikir akan sangat sulit karena dia menghabiskan terlalu banyak waktunya untuk jejaring sosial. Tampaknya dia menggunakan sepak bola untuk menjadikannya selebriti dan bukan sebaliknya," tambahnya lagi.
Balotelli dibeli Liverpool di awal musim lalu. Tampil sebanyak 16 kali, pemain 25 tahun hanya mampu menyumbang satu gol di Liga Premier. Fakta yang membuat semua pihak kecewa lantaran Balotelli diharapkan bisa menggantikan peran Luis Suarez yang hijrah ke Barcelona. (Soccerway)
Berita Terkait
-
3 Bintang Saint Kitts and Nevis yang Patut Diwaspadai Timnas Indonesia, Ada Pemain Liverpool
-
Al-Ittihad Kembali Dekati Mohamed Salah usai Putuskan Tinggalkan Liverpool
-
Kata-kata Haru Mohamed Salah Usai Resmi Tinggalkan Liverpool Akhir Musim
-
Kesepakatan Batal, Mohamed Salah Pamit Tinggalkan Liverpool Akhir Musim
-
Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Jelang Bentrok di FIFA Series 2026, Performa Timnas Indonesia dan St Kitts and Nevis Tak Jauh Beda
-
Tak Meremehkan, Ini Alasan Pelatih Bulgaria Andalkan Pemain Muda di FIFA Series 2026
-
FIFA Series 2026: Pelatih Bulgaria Pantang Remehkan Kepulauan Solomon
-
Jadwal Final Play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, Italia Jumpa Bosnia-Herzegovina
-
Updata Kondisi Pemain Persib Bandung usai Libur Lebaran, Kebugaran Terjaga?
-
Demi Menit Bermain di Timnas Indonesia, Ini Usaha yang Dilakukan Beckham Putra
-
Debut John Herdman, Ini Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis
-
Awas Persib Bandung, Borneo FC akan Berjuang Hingga Akhir untuk Gelar Juara
-
Jelang Lawan Arema FC, Kapten Malut United Sebut Kondisi Tim Sangat Positif
-
Jelang Lawan Timnas Indonesia, Bintang St Kitts and Nevis Ngaku Digoda untuk Berkarier di Tanah Air