Suara.com - Pelatih Arsenal Arsene Wenger mengatakan pada Jumat bahwa dokter tim pertama Chelsea jelas-jelas mengikuti peraturan pada insiden yang dilaporkan membuat ia ditepikan oleh pelatih Jose Mourinho.
Pers Inggris melaporkan klaim Mourinho yang menepikan Eva Carneiro dan fisioterapis Jon Fearn dari pertandingan-pertandingan dan sesi-sesi latihan, setelah mereka membuat dirinya marah dengan bergegas memasuki lapangan untuk merawat Eden Hazard pada fase akhir pertandingan saat Chelsea bermain imbang 2-2 dengan Swansea City akhir pekan silam, yang membuat Si Biru untuk sementara harus tampil dengan sembilan pemain.
Mourinho telah banyak mendapat kritik atas laporan-laporan itu, dan Wenger mengatakan bahwa berbahaya bagi seorang pelatih untuk melakukan apapun yang dapat merusak persatuan dengan klubnya.
"Itu adalah masalah di dalam klub jika Anda tidak bersatu, itu lebih sulit. Kepercayaan dan kesatuanlah yang menciptakan kekuatan," kata pria asal Prancis, yang sejak lama berselisih dengan Mourinho, pada konferensi pers.
"Anda tahu Anda berbicara mengenai cerita di Chelsea. Pertama-tama saya tidak mengikutinya, sebagaimana Anda tahu saya tidak memiliki ketertarikan kuat tentang apa yang terjadi di Chelsea." "Kedua peraturan-peraturan sudah jelas bahwa ketika wasit memberi indikasi bahwa (staf) medis dapat masuk, mereka dapat masuk." "Setelah itu apa yang terjadi saya tidak tahu secara spesifik situasinya, namun peraturan-peraturannya sudah jelas. Wasitlah yang membuat keputusan." Ketua medis FIFA Juru Dvorak juga telah melontarkan dukungan terhadap Carneiro (41), yang telah bekerja di Chelsea sejak 2009.
"Saya tidak dapat melihat situasi seperti itu dan kita harus membela posisi dokter," ucapnya kepada Sky Sport News. "Semua orang yang terlibat harus menghormati fakta bahwa dokter memiliki wewenang." "Saya tidak ingin mengintervensi klub, namun saya akan mendukung dengan jelas apa yang dilakukan dokter tim dan fisioterapis. Ketika mereka diminta, mereka harus masuk ke dalam lapangan." Dengan Hazard yang diwajibkan untuk meninggalkan lapangan setelah mendapat perawatan dan Chelsea telah bermain dengan sepuluh pemain menyusul kartu merah yang diterima kiper Thibaut Courtois, pasukan Mourinho untuk beberapa waktu hanya bermain dengan sembilan pemain.
Mourinho mengatakan bahwa Carneiro dan Fearn "impulsif dan naif" dengan merawat Hazard, dan mengatakan bahwa perilaku mereka memperlihatkan bahwa mereka "tidak memahami permainan." Chelsea menolak mengomentari masalah ini, namun Mourinho diharapkan akan memberikan pendapatnya kepada media saat ia melakukan konferensi pers mingguan pada Jumat (14/8/2015) waktu Inggris. (Antara/AFP)
Berita Terkait
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Jose Mourinho Coret Spanyol, Jagokan Dua Negara Ini Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Cesc Fabregas Puji Sosok Asal Indonesia di Tengah Isu Latih Chelsea
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati