Suara.com - Tim Persib Bandung akhirnya memastikan diri melaju ke semifinal Piala Presiden 2015. Hal itu didapat setelah dalam laga leg kedua perempat final di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (26/9/2015), mereka berhasil menang atas Pusamania Borneo FC (PBFC) dengan skor 2-1.
Dengan skor tersebut, kedudukan (akumulasi skor) antara kedua tim sendiri sebenarnya imbang 4-4. Namun Persib unggul dalam hal gol tandang, lantaran dalam pertandingan leg pertama pekan lalu yang berkesudahan 3-2 untuk PBFC, mereka mampu mencetak dua gol ke gawang lawan.
Dalam laga ini, sebagaimana bisa diperkirakan, Persib sendiri yang turun dengan kekuatan penuh langsung membangun serangan sejak awal. Target mereka jelas yaitu kemenangan. Hanya saja, setelah beberapa menit berjalan di mana PBFC lebih banyak cuma bisa mengandalkan serangan balik, belum ada hasil yang bisa didapat oleh kedua tim.
Gol pembuka pertandingan ini justru akhrinya didapat PBFC lebih dulu di menit ke-37, tepatnya lewat kaki Jajang Mulyana. Berawal dari pergerakan Boaz Solossa di sisi kiri pertahanan Persib, sebuah umpan cantik melengkung yang dilepaskannya dan tak bisa dijangkau kiper, disambut sontekan kaki oleh Jajang yang bebas di depan gawang.
Tertinggal, Persib pun makin serius untuk terus menekan PBFC. Tidak saja demi mendapatkan gol balasan, namun juga lantaran kini mereka butuh dua gol untuk bisa berada dalam posisi unggul. Sejumlah peluang didapat, namun hingga waktu jeda nyatanya belum ada hasil.
Memasuki babak kedua, agresivitas pun terus ditingkatkan Persib, yang dihadapi dengan pertahanan keras oleh PBFC. Hal ini notabene membuat irama pertandingan jadi lebih cepat dan keras, sementara suasana pun terus memanas.
Gol balasan pun akhirnya diperoleh juga oleh Persib, lewat kaki Makan Konate, tepatnya pada menit ke-66. Gol bagi Persib, sebaliknya lantas justru diikuti oleh kehilangan pemain di kubu PBFC, yakni dengan diganjar kartu merahnya Victor Pae (kartu kuning kedua) pada menit ke-67.
Dengan kondisi seperti itu, tak lama gol kedua sekaligus penentu bagi Persib pun datang, kali ini lewat tandukan Zulham Zamrun. Tepatnya di menit ke-69, PBFC yang sudah kehilangan satu pemain dan harus menghadapi tendangan bebas Firman Utina, kebobolan oleh sundulan Zulham yang tak terjaga di dalam kotak penalti.
Situasi yang berbalik tidak menguntungkan bagi PBFC lantaran imbang namun kalah gol tandang, membuat mereka berubah tampil lebih lepas dan menyerang keluar, sekaligus juga lebih emosional. Namun hasilnya, bukan gol yang didapat, justru lantas satu kartu merah lagi (kartu kuning kedua) pada menit ke-88 bagi Diego Michiels.
Meski begitu, permainan masih belum selesai dan PBFC tetap masih berusaha menggantungkan harapan dengan mencoba menyerang. Dalam salah satu serangan itulah pula, memasuki injury time (menit ke-91), giliran Persib yang lantas harus diusir pemainnya lewat kartu merah, yaitu Ilija Spasojevic.
Namun akhirnya, tak lama kemudian pertandingan pun usai dengan skor yang tak berubah, yakni 2-1 untuk Persib. Skor yang memastikan Persib lolos ke semifinal berkat agresivitas gol. Meskipun itu dengan catatan bahwa selain kartu merah, ada sejumlah besar pemain yang menerima kartu kuning di laga ini, baik di kubu PBFC maupun Persib sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi