Suara.com - Manajemen PSMS menegaskan tetap selektif dalam menentukan pemain yang akan direkrut bergabung di klub tersebut, meski kompetisi Divisi Utama sampai saat ini belum jelas kapan akan digelar.
"Proses seleksi tetap berjalan, kita tidak mau menerima pemain yang tidak siap," kata Pelatih PSMS, Suharto di Medan, Jumat.
Keinginan PSMS Medan untuk merekrut pemain asal Sumatera Utara saat ini terus diupayakan oleh manajemen.
Namun, saat ini pemain PSMS yang meruapkan asli warga Suamtera Utara hanya 9 orang, sedangkan 14 lainnya merupakan pemain luar Provinsi bahkan berprofesi sebagai TNI.
Kesembilan pemain tersebut yakni Guntur Pranata, Hardiantono, Wiganda Pradika, Syaiful Hidayat, Wanda Syahputra, Legimin Raharjo, Tambun Naibaho, Aldino dan Tri Ardiansyah.
Dari awal, lanjut dia, pihaknya sudah komitmen, yang bisa bergabung dengan PSMS adalah orang yang mau, mampu dan pantas.
Orang yang mau mematuhi aturan tertentu dari manajemen dan harus dilakukan oleh seorang atlet.
"Kita tidak bisa membebaskan atlet, hal itu dilakukan agar mereka itu menjadi seorang atlet yang baik sehingga dapat menjaga performanya, serta mampu mengikuti latihan apa yang kita inginkan, terutama karakter Medan ini tidak semua orang itu bisa," katanya.
Sementara manajer PSMS Andri Mahyar mengatakan tidak ada niat dari manajemen PSMS untuk membatasi pemain Sumut bergabung dengan tim, hanya saja, mereka tetap ikut seleksi dan bersedia mematuhi aturan tim PSMS saat ini.
"Kita berharap dari kemarin anak-anak Medan yang ke ISL mau datang bergabung dengan PSMS. Kita sudah tawarkan dan buka peluang untuk hadir, tapi kan buktinya tidak ada yang mau datang. Jadi PSMS ini kita buka bagi mereka yang memang mau, mampu, dan pantas," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Cerita Pemain Jepang Yusuke Sasa Main di Tangerang, Depok hingga Jadi Mualaf di Bogor
-
Profil Ronny Pasla, dari Lapangan Tenis hingga Jadi Ikon di Bawah Mistar Timnas Indonesia
-
Kiper Muda Rizki Nurfadilah Korban TPPO: Disiksa hingga Disuruh Nipu Orang China
-
Kronologis Kiper Muda Rizki Nurfadilah Jadi Korban TPPO: Berawal Pesan Misterius di FB
-
PSMS Medan Pede Curi Poin dari Markas Persekat Tegal
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta