Suara.com - Pelatih Persib Bandung Jajang Nurjaman telah merekrut pemain Diklat Persib U-21. Lima pemain diklat U-21 ini masuk untuk persiapan Persib tampil di Piala Jenderal Sudirman 2015.
"Hasil rapat manager, regulasi kejuaraan mewajibkan tim memasukan pemain U-12 dalam susunan pemain starter. Oleh karena itu kami panggil lima pemain Diklat Persib," kata Jajang Nurjaman.
Pemain diklat yang direkrut adalah Sidik Permana (kiper), Sugianto, Ari Amad, Febri Haryadi dan Gian Zola. Para pemain itu selama ini digembleng di Diklat Persib di bawah asuhan pelatih Budiman.
Regulasi yang mewajibkan memasukan pemain pada "starting eleven" (11 pemaian utama) itu jelas membuatnya harus melakukan gerak cepat, selain memanggil pemain juga memadukan dengan para pemain inti Persib yang ada selama ini.
"Mungkin waktunya sangat mepet, namun bagaimanapun kita harus siap memasukan pemain muda di skuad inti. Itu ada positifnya untuk pembinaan, namun tentunya harus cepat melakukan adaptasi dalam beberapa hari ke depan," kata Jajang.
Oleh karena itu ia akan menyertakan pemain Diklat Persib pada uji tanding melawan Banaspati Majalengka pada Minggu (7/11) dan tim PON XIX/2016 Jabar pada Rabu (11/11).
Dua uji tanding itu merupakan persiapan terakhir bagi Persib yang akan mengawali pertandingan pada 15 November di grup C Kejuaraan Piala Sudirman 2015 yang akan digelar di Surabaya.
Berdasarkan jadwal pertandingan, Persib akan mengawali pertandingan di Piala Presiden grup C di Surabaya. Persib tergabung di grup C bersama Persebaya United, Persela Lamongan, Pusamania FC dan PS TNI.
Untuk Turnament Piala Jenderal Sudirman, Persib mendaftarkan 22 pemainnya bek Vladimir Vujovic yang sudah pulang ke negerinya, Montenegro, plus lima pemain Diklat Persib.
Piala Sudirman juga menjadi ajang pembuktian bagi tim Persib Bandung meski tanpa bek Vladimir Vujovic. Persib mempertaruhkan gengsi sebagai Juara Piala Presiden 2015.
Sementara itu Pelatih Diklat U-21 Budiman menyatakan regulasi kejuaraan yang mewajibkan memasukan pemain U-21 pada "starting eleven" merupakan kesempatan emas bagi para pemain muda untuk berlaga pada ajang besar bersama pemain senior bahkan para bintang.
"Ini kesempatan emas bagi para pemain muda untuk bisa berlaga pada kejuaraan besar dengan para pemain bintang. Saya instruksikan para pemain untuk bermain lepas tanpa beban meski harus berlaga dengan para senior," kata Budiman menambahkan. (Antara)
Berita Terkait
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Rumor Panas! Persib Boyong Luka Modric? Igor Tolic: Masih Ada Tempat untuk Dia
-
Haram Lengah! Persib Bandung Diminta Tampil Sempurna saat Hadapi Manila Digger
-
Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar