Suara.com - Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Alfitra Salam di Jakarta, Senin (16/11/2015), mengatakan pihaknya belum mengambil sikap terkait putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara soal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia.
Hal tersebut dikarenakan pihak Menpora sebagai tergugat atau pembanding hingga berita ini diturunkan belum menerima salinan amar putusan 266/B/2015/PT.TUN/JKT tanggal 28 Oktober 2015.
"Jadi kalau menurut peraturan, kami akan melakukan sikap kasasi atau tidak setelah menerima salinan PTTUN, tapi karena kami belum menerima keputusannya jadi kami belum mengambil sikap," kata Alfitra.
Sesmenpora mengatakan pihaknya telah mengonfirmasi langsung ke PTTUN Jakarta perihal pengiriman salinan resmi amar putusan ke kantor Kemenpora.
Berdasarkan hasil infomasi yang diperoleh, salinan akan dikirimkan pada Senin (16/11) ke pihak Menpora dan PSSI.
Pasal 51A ayat (2) UU Nomor 51 Tahun 2009 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara menyebutkan bahwa pengadilan wajib menyampaikan salinan putusan kepada para pihak dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja sejak putusan diucapkan.
Menurut situs resmi PSSI, federasi sepak bola nasional yang sedang dibekukan pemerintah tersebut telah menerima amar putusan melalui surat PTTUN nomor W2.TUN 1532/ HK.06/ XI/ 2015, yang diterima pada Kamis (5/11).
Di dalam amar tersebut, dituliskan majelis hakim PTTUN menguatkan putusan PTUN Jakarta yang dimohonkan banding oleh Menpora.
"Ini bukan berarti Kemenpora lamban dan tidak bersikap, tapi sampai sekarang kami memang belum menerima salinan resmi amar putusan," kata Alfitra.
Setelah menerima salinan tersebut, pihak Menpora akan mempelajari dan melakukan tindakan sesuai dengan apa yang harus dilakukan.
"Kalau sudah diterima kami akan melakukan rapat khusus singkat untuk mengambil sikap keputusan PTTUN tersebut," ucap Alfitra.
Dia juga mengatakan seandainya pihaknya nantinya akan mengajukan kasasi, maka Menpora akan berkoordinasi dengan Komisi Yudisial untuk memantau proses pengadilan.
"Sehingga bisa memaparkan apa yang terjadi, dan semoga ada bukti baru," kata Alfitra. (Antara)
Berita Terkait
-
KPK Cecar Eks Menpora Dito: Asal Usul Kuota Haji Tambahan Dipertanyakan
-
Eks Menpora Dito Akui Sempat Ditanya Penyidik KPK soal Mertua Sekaligus Bos Maktour
-
Erick Thohir Jelaskan Kapan Bonus Medali Emas SEA Games 2025 Cair
-
Minta Atlet Gunakan Bonus dengan Bijak, Erick Thohir: Satu Miliar Banyak Loh
-
Tembus Ratusan Triliun! Industri Olahraga Siap Jadi Raksasa Baru Ekonomi Indonesia
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Efek Runner Up Piala Asia, 10 Klub Top Eropa Lirik Pemain Timnas Futsal Indonesia
-
Lawan Ratchaburi, Layvin Kurzawa Targetkan Menang dan Tidak Kebobolan
-
Timnas Indonesia Ditantang Kontestan Piala Dunia 2026 di FIFA Matchday
-
Perkuat Lini Depan, Persis Solo Resmi Boyong Dejan Tumbas
-
PSIM Yogyakarta Lalui 3 Laga Tanpa Kemenangan, Van Gastel Tak Khawatir
-
Gawat, 3 Pemain Manchester United Dipastikan Absen Lawan West Ham United
-
Cetak Dua Gol, Donyell Malen Pahlawan Kemenangan AS Roma atas Cagliari
-
Emil Audero Tampil Gemilang, Cremonese Tetap Kalah 1-2 dari Atalanta
-
Chivu Tertawakan Gampangnya Inter Milan Bobol Gawang Sassuolo, Sindir Jay Idzes?
-
Rahasia Gelap Italia di Final Piala Dunia 1994, Ada Dua Pemain Ngumpet Saat Adu Penalti