Suara.com - Klub Persija Jakarta menghadiahi ketua umum (ketum) barunya yaitu Ferry Paulus dengan kekalahan saat menjamu Mitra Kukar pada babak delapan besar turnamen Piala Jenderal Sudirman di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu.
Ramdani Lestaluhu dan kawan-kawan pada pertandingan yang disaksikan ribuan suporter fanatiknya yaitu Jakmania harus mengakui keunggulan Mitra Kukar dengan skor 1-3. Kondisi ini membuat tim yang berjuluk Macan Kemayoran itu berada diposisi bawah klasemen Grup D.
Ferry Paulus per hari ini ditetapkan kembali menjadi ketum klub asal ibukota itu setelah tidak ada lagi yang mau bersaing untuk memimpin Persija dalam empat tahun kedepan. Penetapannya sendiri dilaksakan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tim Macan Kemayoran itu.
Setelah penetapan, Ferry Paulus bahkan langsung terbang ke Solo untuk melihat secara langsung Raphael Maitimo dan kawan-kawan bertanding. Saat keluar stadion, mantan petinggi PSSI terlihat kurang bersemangat.
Menanggapi hasil pertandingan, asisten pelatih Persija Jan Saragih mengaku anak asuhnya sudah berusaha dengan maksimal. Bahkan Andritany dan kawan-kawan mampu dominan dibabak pertama meski akhirnya harus berbagi skor 1-1.
Hanya saja kondisi berbeda dibabak kedua, tim Macan Kemayoran telihat kurang mampu mengemangkan permainan. Anak asuh Bambang Nudiansyah ini bahkan didekte oleh pemain Mitra Kukar. Tidak salah kalau Persija kembali kebobolan dua gol lagi. Tiga gol Naga Mekes dicipatkan oleh Fatrick do Santos sedangkan gol Persija dicetak Gunawan Dwicahyo.
"Babak pertama mereka bermain sesuai dengan instruksi pelatih, namun kesulitan mencetak gol meski banyak peluang. Begitu juga dengan babak kedua. Yang jelas setelah pertandingan kami akan melakukan evaluasi untuk menghadapi pertandingan berikutnya," kata Jan Saragih usai pertandingan.
Pada pertandingan kedua, tim Macan Kemayoran akan berhadapan dengan PS TNI yang dipertandingan pertama kalah dari Semen Padang, 1-2. Pertandingan ini bisa dipastikan laga hidup mati karena siapa yang kalah dipastikan tidak akan lolos ke semifinal. (Antara)
Berita Terkait
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Persija Jakarta Berduka, Salah Satu Gelandang Terbaiknya Meninggal Dunia
-
Persija Jakarta Menjadi Klub Paling Banyak Tampung Pemain Keturunan Indonesia, Siapa Saja?
-
Pelatih Arema FC Ungkap Pemicu Keributan dengan Mauricio Souza di Gelora Bung Karno Jakarta
-
Panas di Akhir Laga Persija vs Arema, Marcos Santos: Mauricio Souza Emosi
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Gebrakan Baru PSSI Gandeng JFA, Kirim Wasit Negeri Sakura untuk Kawal Laga Liga Nusantara
-
Erwan Hendarwanto Resmi Dipinjamkan PSIM ke Garudayaksa FC
-
Bomber Haus Gol Keturunan Indonesia: Umur 23 Tahun, 19 Laga 15 Gol, Siapa Dia?
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Sayang PSSI Sementara Stop Naturalisasi, Padahal Bek PSV Ini Bisa Bela Timnas Indonesia
-
5 Fakta Tim The Sugar Boyz Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Badai Cedera Hantui Debut John Herdman di FIFA Series 2026
-
Mengupas St Kitts and Nevis, Lawan Perdana Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Alasan PSSI, Naturalisasi Mustahil Dilakukan Jelang FIFA Series 2026 Maret Mendatang