Suara.com - Persija Jakarta membuka peluang lolos ke babak delapan besar Grup D Piala Sudirman 2015 setelah mengalahkan PS TNI dengan skor 1-0 pada pertandingan sepak bola yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Selasa (15/12/2015) malam.
Persija yang pada pertandingan pertama kalah melawan Mitra Kukar 1-3, tetapi Rafael Maitimo dan kawan kawan pada laga kedua mampu meraih tiga poin setelah mengalahkan 1-0 atas PS TNI.
Persija melawan PS TNI yang disaksikan sekitar 10.000 penonton pendukung kedua kesebelasan bermain seru dan keduanya menampilkan permainan cepat untuk menciptakan sejumlah peluang ke gawang lawan.
PS TNI mulai menit awal babak pertama langsung mengambil inisiatif serangan dengan menekan pertahanan Persija. Namun, pemain barisan belakang tim asal Jakarta itu, yakni M Robby Maman Abdurrahman, Ismed Sofyan masih sulit ditembus pemain depan PS TNI.
Bahkan, PS TNI pada menit awal babak pertama sudah menciptakan peluang melalui sundulan kepala oleh Erwin Ramdani, tetapi bola melenceng ke kiri gawang Persija. Dimas Drajat juga kembali menciptakan peluang menit 24, tetapi tendangannya juga melenceng tipis kiri gawang Persija.
Sebaliknya, Persija mempunyai peluang menit 26 melalui tendangan Pandi Lestaluhu, tetapi biola berhasil diselamatkan kiper PS TNI, Dhika Bayangakara yang bermain tenang, sehingga kedudukan tetap bertahan 0-0 hingga babak pertama usai.
Persija memasuki babak kedua menghadapi PS TNI tetap bermain konsisten baik lini depan, tengah dan belakang, meski salah satu back andalannya, M Robby harus diganti oleh Gunawan karena mengalami cedera lutut.
Persija mendapat pelauang menit 48 melalui tendangan bebas Ismed Sofyan dari sektor kanan gawang PS TNI, tetapi bolanya berhasil ditepis kiper Dhika sehingga hanya menghasilkan tendangan sepak pojok untuk Persija.
Namun, Persija satu menit kemudian harus kehilangan kapten Ismed Sofyan, karena diganjar oleh wasit, dua kartu kuning akibat melakukan pelanggaran keras, dan harus meninggalkan lapangan.
Persija yang harus bermain 10 orang sejak menit 49 terus menerma gempuran dari pemain PS TNI, tetapi solidnya penjagaan barisan belakang belum mampu ditembus lawan.
Persija kemudian memasukan dua pemain asingnya Panco yang menggantikan Pandi di lini depan dan Ok Jhon masuk menggantikan Vava Mario di lini belakang sehingga menambah serangan timnya. Persija yang mengandalkan serangan balik cepat juga sering merepotkan pertahanan PS TNI.
Kedua tim pertandingan sempat dihentikan sekitar 20 menit karena sejumlah lampu penerangan stadion padam. Namun, wasit akhirnya melanjutkan kembali pertanndingan Persija melawan TNI setelah lampu kembali normal.
Persija kembali mendapat peluang menit 78 melalui tendangan Rafael, tetapi bola berhasil diblok kiper Dhika dan selamatlah gawang TNI.
Persija baru mendapat peluang menjadi gol melalui hadiah tendangan penalti yang dilakukan oleh Rafael Maitimo menit 87, sehingga kedudukan menjadi 1-0. Hadiah penalti untuk Persija setelah pacho dijatuhkan di kotak penalti oleh salah satu pemain belakang TNI.
PS TNI pada sisa waktu sekitar tiga menit berupaya menggempur pertahanan Persija dan mendapatkan peluang saat injury time melalui tendangan kaki wawan Febriyanto, tetapi bolanya mampu diblok kiper Andrytani dan selamatlah gawang Persija. Kedudukan 1-0 untuk Persija ini, bertahan hingga babak kedua usai.
Wasit yang memimpin pertandingan Pesija melawan PS TNI, Kusni (Samarinda) mengeluarkan kartu kuning untuk Wiganda Pradika, Hendri Apriliyanto, Manahati Lestaluhu, M Guntur Triaji (PS TNI), Syahroni (Persija), sedangka satu kartu merah untuk Ismed Sofyan (Persija).
Pelatih PS TNI Suharto A.D. mengatakan timnya banyak pemain muda sehingga masih butuh pengalaman. Mereka sudah bermain penuh semangat dan bekerja keras untuik menciptakan peluang.
"Anak-Anak terlalu ingin cepat-cepat membuat gol sehingga mereka terlihat tergesa-gesa saat penyelesai akhir. Banyak peluang tidak membuat gol," kata Suharto.
Asisten Pelatih Persija Jakarta Jan saragih mengatakan, pemainnya bekerja keras untuk bisa bermain maksimal saat harus bermain hanya 10 orang. Mereka bermain konsisten dari babak pertama hingga kedua sehingga sejumlah peluang bisa membuahkan tendanagn penanlti untuk timnya.
"Kami membuka peluang untuk bisa lolos ke babak selanjutnya setelah bisa mengalahkan PS TNI," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Persaingan Juara Super League Kurang Adil? Persija Punya Masalah yang Tak Dimiliki Persib dan Borneo
-
Pengamat Soroti Ironi Persija Jakarta: Klub Ibu Kota, Kesulitan Punya Kandang Tetap
-
Pesan Mendalam Kang Dedi untuk Bobotoh: Jangan Nodai Kemenangan Persib dengan Keributan
-
Bobotoh Pesta Kemenangan di Bandung Pasca Persib Bungkam Persija 2-1
-
Memalukan! Skuad Persib Mendapat Serangan Verbal Provokatif di Bandara, Ini Pelakunya
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Cedera Saat Lawan Persija, Musim Layvin Kurzawa Bersama Persib Dipastikan Berakhir
-
Hampir Terpeleset dalam Perburuan Gelar, Lefundes Puji Mental Baja Borneo FC
-
Persib Ditinggal Layvin Kurzawa Jelang Hadapi Dua Laga Krusial Penentu Juara
-
Ranieri Buka Peluang Tangani Timnas Italia, Opsi Duet dengan Allegri Menguat
-
Real Madrid Siapkan Rencana Tukar Guling Kenan Yildiz, Tawarkan Brahim Diaz dan Gonzalo Garcia
-
Pelatih Baru Segera Datang, Kolumnis Belanda Sarankan Ajax Coret Maarten Paes
-
Era Baru Der Panzer Dimulai di Piala Dunia 2026, Nagelsmann Tolak Jerman Jadi Spanyol 2.0
-
Cari Pelapis Harry Kane, Thomas Tuchel Bakal Pilih Striker Uzur Ini ke Piala Dunia 2026
-
Kabar Buruk di Balik Fakta Gelandang Man City Mau Kenakan Jersey Timnas Indonesia
-
Dua Gelar Juara di Depan Mata Arsenal Diterpa Kabar Buruk, Mikel Arteta Panik?