Suara.com - Bintang Brazil Neymar dimasukkan dalam tim Barcelona untuk menghadapi Valencia pada pertandingan leg pertama semifinal Piala Raja mereka yang dimainkan pada Rabu, hanya sehari setelah ia memberikan kesaksian di pengadilan terkait kasus pajak.
Neymar dan ayahnya memberikan kesaksian di Pengadilan Nasional Spanyol pada Selasa terkait peran mereka dalam jaring kontrak-kontrak yang rumit, saat pemain itu didatangkan ke Barcelona dari Santos pada 2013.
Bagaimanapun, kedua sosok ini juga dihantam masalah hukum pada siang harinya ketika jaksa Brazil mengajukan dakwaan penghindaran pajak dan kasus pemalsuan terhadap mereka.
Para penyelidik dari kedua negara menduga keluarga Neymar dan Barcelona menyembunyikan nilai kesepakatan itu yang sebenarnya.
Barcelona menghargai transfer itu sekitar 57 juta euro, namun otoritas-otoritas Spanyol berpikir jumlah itu telah ditambahkan sampai melebihi 83 juta euro.
Meski mendapat masalah di luar lapangan, penampilan Neymar untuk Barcelona cukup brilian -- mencetak 21 gol pada musim ini sebagai bagian dari kerjasama mengerikannya di lini depan bersama Pemain Terbaik Dunia Lionel Messi dan Luis Suarez.
"Dari nol sampai satu juta, hal itu mempengaruhinya 0,000001 persen," kata pelatih Barca Luis Enrique mengenai masalah-masalah yudisial Neymar pada Selasa.
"Itu tidak ada kaitannya dengan sepak bola, itu merupakan masalah yang akan diselesaikan sebagaimana mestinya." (Antara/AFP)
Berita Terkait
-
Real Madrid Belum Meyakinkan? Era Arbeloa Dinilai Masih Bayangi Warisan Xabi Alonso
-
Liga Spanyol: Joan Laporta Resmi Mengundurkan Diri sebagai Presiden Barcelona
-
Real Madrid Bidik Pedri! Florentino Perez Ingin Ulangi Saga Transfer Luis Figo
-
Joan Laporta Resmi Mundur dari Presiden Barcelona, Ada Masalah Apa?
-
Libas Valencia 2-0, Real Madrid Rapatkan Jarak dengan Barcelona
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Jaga Keamanan Piala Dunia 2026, Meksiko Kerahkan Robot Anjing Atasi Perusuh
-
Bobotoh Away Day ke Thailand, Bojan Hodak Senang Persib Tak Sendirian
-
Tak Takut Tekanan Tuan Rumah! Teja Paku Alam: Persib Pulang ke Bandung dengan Oleh-oleh Kemenangan
-
Viktor Gyokeres Mulai Panas di Arsenal, Benar-benar Tajam atau Ilusi Semata?
-
MU Punya Pesaing Berat! Juventus Ikutan Kejar Sandro Tonali, Newcastle Jual Mahal
-
Arne Slot Frustrasi! Liverpool Menyerah Kejar Tiket ke Liga Champions?
-
Jadwal Padat Gattuso Demi Tiket Piala Dunia 2026: Tanpa TC, Keliling Dunia Temui Pemain
-
Real Madrid Banyak Protes Soal Wasit, Presiden Interim Barcelona Kasih Sindiran Menohok
-
Masih Ingat Sylvano Comvalius? Eks Striker Bali United Itu Latih Pemain Keturunan Indonesia