Suara.com - Manajer Chelsea Antonio Conte mengaku senang melihat skuatnya sejauh ini. Pelatih asal Italia ini menegaskan bahwa dia ingin membuat para pemainnya lebih agresif dan intensitas.
Conte mulai mengenal dengan baik kekuatan skuatnya saat Chelsea mengalahkan Liverpool di International Champions Cup. Dalam kemenangan tersebut Cecs Fabregas mendapatkan kartu merah.
Namun pelatih berusia 46 tahun itu menginginkan skuat lebih agresif dan intens. "Saya suka jika tim saya bermain dengan agresif yang besar dan intensitas tinggi. Saya ingin melihat itu," kata Conte.
"Kami berlatih untuk mempersiapkan hal itu karena saya ingin tim saya memiliki identitas. Saya ingin sehingga jika Anda melihat kami, Anda mengenali 'Oh, Chelsea sedang bermain'."
"Itu penting bagi saya, penting bagi klub dan pemiliknya. Di mana saya bekerja, saya bekeja untuk melakukan hal itu. Saya selalu memberi identitas kepada tim saya."
Conte ingin hal itu bisa membuat skuatnya bangkit dari posisi 10 musim lalu. "Saya mencari mentransfer hal ini kepada pemain saya sekarang, dan saya senang karena saya melihat sikap yang baik," tukasnya. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Saga Transfer Fenerbahce Siap Adu Kaya dengan Klub Arab Demi Rekrut Conte dan Maldini
-
Kevin De Bruyne Blak-blakan Kecewa dengan Antonio Conte
-
Bukan Allegri, Pelatih Ini Jadi Kandidat Terdepan Pengganti Antonio Conte di Napoli
-
Tak Seperti Rumor, Antonio Conte Tak Masuk Radar AC Milan
-
Isu Jadi Pelatih Italia, Antonio Conte Sentil Finansial FIGC: Sanggup Bayar Gaji Guardiola?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan