Suara.com - Carlos Bacca berikrar membawa AC Milan kembali ke pentas kejuaraan Eropa. Janji itu disampaikannya usai menjadi pahlawan Milan ketika menang 3-2 di laga perdana Liga Italia 2016/17 melawan Torino di Stadion San Siro, Mingggu (21/8/2016).
Bacca membawa I Rossoneri unggul lebih dulu di menit ke-38 usai menerima assist dari Ignazio Abate, sebelum disamakan 10 menit kemudian oleh Andrea Belotti.
Namun, tak sampai dua menit, Bacca lagi-lagi jadi mimpi buruk bagi pertahanan Torino dan juga penjaga gawang mereka, Daniele Padelli. 12 menit berselang, Bacca mencatat hattrick pertamanya musim ini di Seri A lewat titik 12 pas.
Torino sempat membuat publik Milan was-was setelah Daniele Baselli memperkecil keadaan di masa injury time. Namun, hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, tidak ada lagi gol yang tercipta dan Milan pun berhak meraih tiga poin.
Kemenangan ini membuat Bacca berhasrat kembali bawa Milan ke pentas Eropa, baik bermain di ajang Liga Europa ataupun Liga Champions. Musim ini jadi musim ketiga Milan absen dari pentas Eropa setelah terakhir kali dirasakan saat terhenti di 16 Besar Liga Champions 2013/14.
Krisis finansial jadi penyebab utama merosotnya prestasi Milan dalam beberapa musim terakhir. Banyak yang menilai musim ini pun Milan tak akan banyak mengalami kemajuan signifikan mengingat minimnya pergerakan dalam bursa transfer pemain musim panas, khususnya dalam membeli pemain yang berkualitas.
"Ketika datang tawaran untuk pindah, saya berkonsultasi dengan keluarga dan memutuskan tetap berada di Milan," kata Bacca kepada Sky Sport Italia.
"Ini keputusan yang tepat buat saya. Saya bertahan karena saya berjanji akan membawa Milan kembali ke (pentas) Eropa," lanjut striker berusia 29 tahun ini.
Sebelumnya, Bacca memang kencang diberitakan bakal meninggalkan San Siro. Klub Liga Inggris, West Ham United, dikabarkan jadi yang paling getol ingin mendapatkan tanda tangan kontrak pemain yang dibeli Milan dari Sevilla pada 2 Juli 2015 ini.
Bacca pun memutuskan untuk meneruskan komitmennya bersama Milan yang membelinya dengan banderol 30 juta euro. Musim lalu, Bacca jadi pemain tersubur di Milan dengan mencatatkan 20 gol dari 42 laga di semua kompetisi. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
Costacurta Bongkar Penyebab Rafael Leao Ngamuk: Bukan Allegri, Tapi Pulisic
-
Dukungan untuk Iran di Piala Dunia 2026 Bikin Keisuke Honda Kehilangan Kontrak dari Perusahaan AS
-
Derby Penentu! Andriy Shevchenko: Kalahkan Inter Jadi Harga Mati Buat AC Milan
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
4 Pemain Tertinggi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Elkan Baggott Paling Menonjol
-
'Kejanggalan' Pemilihan Pemain Timnas Indonesia, John Herdman Beri Penjelasan
-
Respons Elkan Baggott Lihat Timnas Indonesia Kini Penuh Pemain Top
-
Debut di FIFA Series, John Herdman Langsung Bicara Target Piala Dunia 2030
-
Bela Beckham, Marc Klok: Tak Ada Manfaat Bullying Pemain Timnas
-
Kegilaan Duel Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis, Laga Rp100 Miliar kontra Rp11 Miliar
-
Juara FIFA Series 2026 akan Dapat Trofi? Simak Faktanya
-
Justin Hubner Alami Insiden Pesawat Mengerikan di Balik Keterlambatannya Gabung Timnas Indonesia
-
Misteri Terpecahkan! Ini Alasan Dean James Dicoret Timnas Indonesia di Tengah Polemik KNVB
-
Psywar Pelatih Bulgaria, Sebut Timnas Indonesia Hebat Sebelum Era Naturalisasi